Show simple item record

dc.contributor.advisorNurjanah
dc.contributor.advisorAbdullah, Asadatun
dc.contributor.authorSiallagan, Yuly Rumondang Wulan
dc.date.accessioned2026-08-14T06:21:43Z
dc.date.available2026-08-14T06:21:43Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178752
dc.description.abstractBody scrub merupakan sediaan kosmetik yang berfungsi sebagai eksfoliator untuk mengangkat sel kulit mati serta membantu menjaga kesehatan kulit. Pemanfaatan residu garam Sargassum sp. sebagai bahan abrasif alami dan ekstrak daun lindur (Bruguiera gymnorrhiza) sebagai sumber senyawa bioaktif diharapkan dapat menghasilkan produk kosmetik yang ramah lingkungan dan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas inhibitor tirosinase, aktivitas antioksidan, serta karakteristik fisik-kimia body scrub berbasis residu garam Sargassum sp. dengan penambahan ekstrak daun lindur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol (0%), F1 (0,25%), F2 (0,50%), dan F3 (0,75%) ekstrak daun lindur. Parameter yang dianalisis meliputi aktivitas inhibitor tirosinase, aktivitas antioksidan (metode DPPH dan ABTS), total fenol, pH, homogenitas, kestabilan emulsi, tipe emulsi, daya sebar, viskositas, kelembapan, serta uji iritasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun lindur berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan dan total fenol sediaan body scrub. Formula F2 (0,50%) menghasilkan total fenol tertinggi sebesar 26,12 mg GAE/g serta aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 metode DPPH sebesar 40,41 µg/mL dan metode ABTS sebesar 60,20 µg/mL. Aktivitas inhibitor tirosinase menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak daun lindur meningkatkan kemampuan penghambatan enzim tirosinase, yang berpotensi sebagai agen pencerah kulit. Karakteristik fisik sediaan menunjukkan nilai pH berkisar antara 6,69–6,75 yang sesuai dengan standar SNI dan pH kulit, homogenitas yang baik, kestabilan emulsi 100%, dan tipe emulsi minyak dalam air (M/A). Nilai daya sebar berkisar 3,7–4,8 cm dan viskositas berada dalam kisaran yang sesuai untuk sediaan semistiff sehingga mudah diaplikasikan. Seluruh formula tidak menunjukkan adanya iritasi pada kulit. Berdasarkan hasil penelitian, formula terbaik adalah F2 (0,50%) karena memiliki aktivitas antioksidan dan aktivitas inhibitor tirosinase tertinggi serta karakteristik fisik yang memenuhi standar. Penelitian ini menunjukkan bahwa residu garam Sargassum sp. dan ekstrak daun lindur berpotensi sebagai bahan aktif alami dalam formulasi body scrub yang efektif, aman, dan ramah lingkungan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleInhibisi Tirosinase dan Aktivitas Antioksidan Sediaan Body scrub Berbasis Residu Garam Sargassum sp. dan Bruguiera gymnorrhizaid
dc.title.alternativeTyrosinase Inhibition and Antioxidant Activity of a Body scrub Formulation Based on Sargassum sp. and Bruguiera gymnorrhiza Salt Residues
dc.typeTesis
dc.subject.keywordaktivitas antioksidanid
dc.subject.keywordbody scrubid
dc.subject.keywordBruguiera gymnorrhizaid
dc.subject.keywordinhibitor tirosinaseid
dc.subject.keywordkarakteristik fisikid
dc.subject.keywordSargassum sp.id
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record