Dampak Iklim terhadap Konsumsi Listrik Rumah Tangga dan Potensi Emisi Karbon di Jawa Barat
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Nanda, Cut Sarah Aulia
Fauzi, Akhmad
Wijayanti, Pini
Metadata
Show full item recordAbstract
Dampak iklim seperti perubahan suhu udara dan curah hujan dapat memengaruhi jumlah konsumsi listrik melalui perilaku adaptasi. Perubahan konsumsi listrik rumah tangga sebagai respons dalam menghadapi perubahan iklim, dapat berimplikasi pada beban kelistrikan. Pasokan listrik di Indonesia yang masih didominasi oleh bahan bakar fosil berpotensi meningkatkan emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer dari proses penggunaannya. Konsumsi energi, terutama listrik yang masih berasal dari fosil dapat menghasilkan emisi yang besar dan meningkatkan biaya karbon. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis dampak iklim terhadap konsumsi listrik; (2) mengestimasi potensi emisi karbon dari konsumsi listrik rumah tangga; dan (3) mengestimasi biaya karbon yang dihasilkan dari konsumsi listrik. Metode yang digunakan meliputi analisis menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan periode analisis 1990-2025 dan analisis skenario perubahan iklim serta harga karbon, dengan periode analisis pada tahun 2040 dan 2060. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jangka pendek hanya variabel suhu dan PDRB yang berpengaruh signifikan sedangkan pada jangka panjang tidak ada variabel yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi listrik. Potensi emisi karbon diestimasi mencapai 64 juta hingga 65 juta tonCO2e pada tahun 2040 dan 117 juta hingga 120 juta tonCO2e pada tahun 2060. Biaya karbon diestimasi mencapai sebesar Rp6,3-245,70 triliun pada tahun 2040 dan sebesar Rp34,45-1.194 triliun pada tahun 2060.

