Show simple item record

dc.contributor.advisorMuliawati, Nindya Tri
dc.contributor.authorTanwiroh
dc.date.accessioned2026-08-14T03:52:28Z
dc.date.available2026-08-14T03:52:28Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178579
dc.description.abstractTanah berpasir memiliki kapasitas retensi air yang rendah, stabilitas agregat yang rendah, dan laju infiltrasi yang tinggi. Perbaikan tanah dapat dilakukan dengan pemberian bioamelioran. Pelapisan bioamelioran menggunakan karboksimetil selulosa diharapkan menjaga efektifitasnya dari lingkungan yang ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik karboksimetil selulosa dan pengaruh variasi dosis karboksimetil selulosa yang paling optimal sebagai pelapis untuk pembenah tanah. Penelitian ini diawali dengan sintesis karboksimetil selulosa dan karakterisasi karboksimetil selulosa yang meliputi kadar air, pH, viskositas, kadar kemurniannya, analisis gugus fungsi menggunakan FTIR dan analisis kristalinitas menggunakan XRD, serta diaplikasikan ke tanah dengan beberapa variasi dosis (F0, F1, F2, F3, F4, dan F5). Pengujian tanah yang dilakukan meliputi kadar air, pH, kapasitas penahanan air, dan stabilitas agregat tanah. Penelitian ini menunjukkan kualitas karboksimetil selulosa memenuhi standar SNI 06-3736-1995 mutu 2 dan perlakuan yang paling optimal adalah F2. Perlakuan F2 menunjukkan hasil yg paling optimal pada uji kadar air, pH, dan kapasitas penahanan air tanah, sementara nilai uji stabilitas agregat tanah masih lebih baik dibandingkan kontrol.
dc.description.abstractSandy soil had low water retention capacity, poor aggregate stability, and a high infiltration rate. Soil improvement could be achieved using bioameliorants, whose effectiveness under extreme environmental conditions could be enhanced by coating with carboxymethyl cellulose. This study aimed to evaluate the characteristics of carboxymethyl cellulose and to determine the optimal dosage as a coating material for soil conditioners. The research began with the synthesis and characterization of carboxymethyl cellulose, including moisture content, pH, viscosity, purity, functional group analysis using FTIR and crystallinity analysis using XRD, then introduced to soil under treatments (F0, F1, F2, F3, F4, and F5). Soil parameters measured included moisture content, pH, water holding capacity, and aggregate stability. The results indicated that the synthesized carboxymethyl cellulose met the SNI 06-3736-1995 grade 2 standard, with treatment F2 identified as the most optimal, showing the best performance in moisture content, pH, and water holding capacity while maintaining better aggregate stability than the control.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleSintesis dan Karakterisasi Karboksimetil Selulosa sebagai Pelapis Bioamelioran untuk Pembenah Tanah Berpasirid
dc.title.alternativeSynthesis and Characterization of Carboxymethyl Cellulose as a Bioameliorant Coating for Sandy Soil Amendment
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordbiomeliorantid
dc.subject.keywordcarboxymethyl celluloseid
dc.subject.keywordsandy soilid
dc.subject.keywordoil palm empty fruit bunchid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record