PEMANFAATAN KULIT SINGKONG SEBAGAI BAHAN KEMASAN RAMAH LINGKUNGAN DENGAN VARIASI PENAMBAHAN SERAT DAUN NANAS
Abstract
Penggunaan kemasan berbasis polistirena (Styrofoam) yang sulit
terdegradasi mendorong pengembangan kemasan ramah lingkungan berbasis bahan
hayati. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan serat daun
nanas terhadap karakteristik Kemasan ramah lingkungan berbasis limbah kulit
singkong. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi penambahan
serat daun nanas sebesar 0%, 5%, 10%, dan 20%. Kemasan ramah lingkungan
dibuat menggunakan metode thermopressing pada suhu 160 °C dan tekanan 4 MPa,
kemudian diuji kuat tarik, kuat tekan, daya serap air, dan biodegradasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar serat daun nanas meningkatkan
kuat tarik dari 0,130 menjadi 0,805 MPa dan kuat tekan dari 0,003667 menjadi
0,013800 MPa, serta menurunkan daya serap air dari 13,667% menjadi 7,667%.
Perlakuan dengan penambahan serat 20% menghasilkan karakteristik Kemasan
ramah lingkungan terbaik, meskipun persentase biodegradasi menurun menjadi
22,377%. Temuan ini menunjukkan bahwa serat daun nanas berpotensi berpeluang
dikembangkan sebagai alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan. The use of polystyrene (Styrofoam) packaging, which is difficult to degrade,
has encouraged the development of environmentally friendly bio-based packaging
materials. An experimental method was employed using pineapple leaf fiber
contents of 0%, 5%, 10%, and 20%. The Eco-friendly packaging was produced
using the thermopressing method at 160 °C and 4 MPa, and was evaluated for
tensile strength, compressive strength, water absorption, and biodegradability. The
results showed that increasing the pineapple leaf fiber content improved tensile
strength from 0.130 to 0.805 MPa and compressive strength from 0.003667 to
0.013800 MPa, while reducing water absorption from 13.667% to 7.667%. The
treatment containing 20% pineapple leaf fiber produced the best Eco-friendly
packaging characteristics, although the biodegradation rate decreased to 22.377%.
These findings indicate that pineapple leaf fiber has the potential to improve the
mechanical properties of cassava peel waste-based Eco-friendly packaging, making
it a promising environmentally friendly packaging alternative.

