| dc.description.abstract | Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi. Salah satu pendekatan untuk membantu mengendalikan glukosa darah postprandial adalah menghambat enzim a-amilase dan a-glukosidase. Okra ungu (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan aktivitas antidiabetik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mutu fisikokimia, kandungan senyawa bioaktif, aktivitas inhibisi enzim, dan bioaksesibilitas flavonoid pada suplemen ekstrak okra ungu dengan konsentrasi magnesium stearat berbeda. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor dengan dua perlakuan dan tiga ulangan, yaitu F1 dengan magnesium stearat 2% dan F2 dengan magnesium stearat 5%. Parameter yang dianalisis meliputi mutu fisikokimia, total terpenoid, alkaloid, flavonoid, identifikasi tentatif kaempferol, inhibisi a-amilase dan a-glukosidase, serta bioaksesibilitas flavonoid secara *in vitro*. Hasil menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 17,44%. F1 memiliki kandungan total terpenoid, alkaloid, dan flavonoid masing-masing sebesar 78,33 mg UAE g?¹ db, 13,92 mg KE g?¹ db, dan 117,92 mg QE g?¹ db, sedangkan F2 masing-masing sebesar 68,33 mg UAE g?¹ db, 10,02 mg KE g?¹ db, dan 104,38 mg QE g?¹ db. F1 menunjukkan inhibisi a-amilase sebesar 58,33%, lebih tinggi dibandingkan F2 sebesar 35,83%, sedangkan inhibisi a-glukosidase masing-masing sebesar 31,02% dan 27,92% dan tidak berbeda signifikan. Bioaksesibilitas flavonoid F1 dan F2 masing-masing sebesar 49,72% dan 52,05% dan tidak berbeda signifikan. Peningkatan magnesium stearat dari 2% menjadi 5% diikuti penurunan kandungan senyawa bioaktif terukur dan aktivitas inhibisi a-amilase. F1 lebih unggul dalam kandungan bioaktif dan inhibisi a-amilase, tetapi masih memerlukan perbaikan pada kadar air. | |
| dc.description.sponsorship | Beasiswa Unggulan, Riset Baznas 2025, dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Program Penelitian Jalur Hilirasasi (PT-JH) dengan Nomor Kontrak 027/ES/PG.02.00.PL/2024 | |