Show simple item record

dc.contributor.advisorIsmet, Meutia Samira
dc.contributor.advisorSrimariana, Endang Sunarwati
dc.contributor.authorMulkiyah, Muhammad Daris
dc.date.accessioned2026-08-12T04:32:59Z
dc.date.available2026-08-12T04:32:59Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178401
dc.description.abstractPenangkapan kepiting di alam jika dilakukan terus menerus akan mengurangi ketersediaan dan mempercepat kepunahan kepiting sehingga mengancam kelestarian sumber daya tersebut. Upaya yang dilakukan untuk menjaga keseimbangan keberadaan kepiting di alam adalah dengan melakukan budidaya kepiting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan serta sintasan pada kepiting yang dipelihara dengan sistem Vertical Crab House dalam skala penelitian. Pertumbuhan dan sintasan kepiting yang dibagi menjadi dua kelompok bobot, yaitu <200 gram (A) dan >200 gram (B), selama 28 hari pemeliharaan dengan pakan buatan dua kali sehari. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan spesifik (SGR), sintasan (SR), dan kualitas air, dengan analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepiting kelompok A memiliki SGR 0,10%/hari dan sintasan 40%, sedangkan kelompok B memiliki SGR 0,23%/hari dan sintasan 70%. Secara keseluruhan, kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran layak untuk budidaya kepiting, dan bobot awal diketahui memengaruhi kelangsungan hidup kepiting bakau dalam sistem Vertical Crab House. / Continuous crab fishing in the wild will reduce their availability and accelerate their extinction, threatening the sustainability of this resource. Efforts to maintain the balance of crabs in the wild include crab cultivation. This study aimed to determined the growth rate and survival of crabs reared in a vertical crab house system on a research scale. Growth dan survival rate crabs divided into two weight groups, <200 g and >200 g, for 28 days of rearing with artificial feed given twice daily. The observed parameters included specific growth rate (SGR), survival rate (SR), and water quality, and the data were analyzed using the Kruskal-Wallis test. The results showed that crabs in group A had an SGR of 0.10%/day and a survival rate of 40%, while group B had an SGR of 0.23%/day and a survival rate of 70%. Overall, water quality remained within suitable ranges for crab culture, and initial body weight was found to influence the survival of Scylla serrata cultured in the Vertical Crab House system.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePertumbuhan dan Sintasan Kepiting Bakau (Scylla serrata) yang Dipelihara Pada Sistem Vertical Crab House / Growth and Survival of Mud Crabs (Scylla serrata) Reared in a Vertical Crab House Systemid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordApartemen kepitingid
dc.subject.keywordkepiting bakauid
dc.subject.keywordlaju pertumbuhanid
dc.subject.keywordsintasanid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record