Show simple item record

dc.contributor.advisorNurulhaq, Muhammad Iqbal
dc.contributor.advisorBudiarto, Tri
dc.contributor.authorAuliya, Siti
dc.date.accessioned2026-08-12T01:59:27Z
dc.date.available2026-08-12T01:59:27Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178335
dc.description.abstractSITI AULIYA. Peran Modal Sosial Pada Kelompok Wanita Tani Sekar Dalam Pengembangan Urban Farming Di Desa Rawapanjang Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor. Dibimbing oleh MUHAMMAD IQBAL NURULHAQ dan TRI BUDIARTO. Pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan alih fungsi lahan pertanian mendorong berkembangnya urban farming sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah perkotaan dan peri-urban. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran modal sosial pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar dalam pengembangan urban farming di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan teori modal sosial Putnam yang menekankan unsur kepercayaan, norma, dan jaringan sosial. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan memperkuat kerja sama dan partisipasi anggota, norma menjadi pedoman dalam menjaga keberlangsungan kegiatan kelompok, sedangkan jaringan sosial memperluas akses terhadap informasi, pelatihan, dan dukungan berbagai pihak. Temuan ini menunjukkan bahwa modal sosial berperan penting dalam mendukung keberlanjutan urban farming.
dc.description.abstractPopulation growth, urbanization, and agricultural land conversion have encouraged the development of urban farming as an effort to support food security in urban and peri-urban areas. This study aimed to analyze the role of social capital in the development of urban farming within the Sekar Women Farmers Group (KWT Sekar) in Rawapanjang Village, Bojonggede District, Bogor Regency. The study employed Putnam’s social capital theory, which emphasizes trust, norms, and social networks. A qualitative approach was used, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving six informants. The findings revealed that trust strengthened cooperation and member participation, norms served as guidelines for maintaining the continuity of group activities, and social networks expanded access to information, training, and support from various stakeholders. These findings indicate that social capital plays an important role in supporting the sustainability of urban farming.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeran Modal Sosial Pada Kelompok Wanita Tani Sekar Dalam Pengembangan Urban Farming Di Desa Rawapanjang Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogorid
dc.title.alternative
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordsocial networksid
dc.subject.keywordtrustid
dc.subject.keywordsocial capitalid
dc.subject.keywordnormsid
dc.subject.keywordurban farmingid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record