Penilaian kualitas air tambak silvofishery di Sawojajar, Kabupaten Brebes
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
LUBIS, MUHAMMAD THORIQ
Pratiwi, Niken Tunjung Murti
Widigdo, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Tata ruang lahan sistem silvofishery berperan penting menentukan stabilitas lingkungan dan keberhasilan budidaya ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian ini menduga kelayakan perairan serta produksi tambak silvofishery Tipe Baru (mangrove di kolam) dan Tipe Konvensional (mangrove di pematang) di Sawojajar, Brebes pada Februari–April 2026 di tiga stasiun. Hasil menunjukkan kualitas air makro memenuhi baku mutu, dengan dominansi fitoplankton Bacillariophyceae dan zooplankton Rotifera. Silvofishery Tipe Baru terbukti lebih unggul, menghasilkan produksi 818 kg/Ha dalam 3 bulan pemeliharaan serta keuntungan bulanan Rp1.214.667. Integrasi mangrove di dalam kolam efektif meningkatkan efisiensi lahan dan produktivitas tambak secara berkelanjutan Spatial design in silvofishery systems significantly determines environmental stability and milkfish (Chanos chanos) production. This study evaluated water suitability and production performance in New Type (in-pond mangroves) and Conventional Type (embankment mangroves) silvofishery ponds in Sawojajar, Brebes, from February to April 2026 across three stations. Results showed macro water quality met suitability standards, with phytoplankton dominated by Bacillariophyceae and zooplankton by Rotifera. The New Type silvofishery proved superior, achieving 818 kg/ha biomass production within 3 months and a monthly net profit of IDR 1,214,667. Integrating mangroves inside ponds effectively enhances land-use efficiency and sustainable aquaculture productivity.

