Show simple item record

dc.contributor.advisorBasuni, Sambas
dc.contributor.advisorZulbainarni, Nimmi
dc.contributor.authorSyaputra, Raditya Hafizhan
dc.date.accessioned2026-08-10T07:39:34Z
dc.date.available2026-08-10T07:39:34Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177990
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan bisnis konservasi yang berkelanjutan di Turtle Conservation and Education Center (TCEC) Serangan, Bali. Mengingat kompleksitas tantangan operasional dan tata kelola yang dihadapi, penelitian ini mengintegrasikan tiga instrumen analisis utama secara komprehensif, yaitu analisis sistem variabel (MICMAC), analisis dinamika pemangku kepentingan (MACTOR), serta evaluasi kinerja pengelolaan multi dimensi. Berdasarkan hasil analisis MICMAC, sistem tata kelola bisnis TCEC berada dalam kondisi yang tidak stabil secara dinamis. Sebanyak sembilan dari dua belas variabel esensial menumpuk di kuadran relay variables (saling mempengaruhi dan sangat bergantung) tanpa adanya variabel penggerak mandiri (key driver), yang memicu risiko efek berantai (feedback loop) apabila terjadi guncangan eksternal. Sementara itu, analisis MACTOR menunjukkan bahwa meskipun secara struktural World Wide Fund for Nature (WWF) memegang posisi dominan, daya saing operasional dan kapasitas veto tertinggi di lapangan justru dipegang oleh Masyarakat Lokal, Bandesa Adat Serangan, dan Manajemen TCEC. Di sisi lain, evaluasi kinerja pengelolaan TCEC menunjukkan capaian yang baik dengan skor tertinggi pada aspek pelestarian penyu dan edukasi, namun masih menghadapi tantangan pada aspek kemandirian finansial yayasan dan pengembangan UMKM. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, dirumuskan strategi kebijakan berbasis problem-solution yang mencakup: (1) penerapan kemandirian finansial melalui skema imbal jasa lingkungan dan ekonomi sirkular; (2) restrukturisasi kelembagaan melalui kerangka co-management untuk menjembatani hukum positif BKSDA dan kearifan lokal Bandesa Adat guna melepas ketergantungan dari NGO eksternal; serta (3) transformasi peran masyarakat lokal dari sekadar penerima manfaat pasif menjadi subjek pengambil keputusan (social shareholders) dalam ekowisata berbasis komunitas.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Keberlanjutan Bisnis Konservasi di Turtle Conservation and Education Center Serangan Baliid
dc.title.alternativeStrategies for the Sustainability of Conservation Businesses at the Turtle Conservation and Education Center in Serangan, Bali
dc.typeTesis
dc.subject.keywordkeberlanjutan bisnisid
dc.subject.keywordKonservasi penyuid
dc.subject.keywordMACTORid
dc.subject.keywordMICMACid
dc.subject.keywordtata kelolaid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record