Identifikasi Faktor Kerawanan Pangan Rumah Tangga di Maluku melalui Pendekatan Heterogeneous GraphSAGE
Date
2026Author
Sari, Lilis Indra Purnama
Angraini, Yenni
Mualifah, Laily Nissa Atul
Metadata
Show full item recordAbstract
Kerawanan pangan merupakan permasalahan yang dipengaruhi oleh
karakteristik rumah tangga dan juga kondisi wilayah tempat rumah tangga berada.
Pendekatan machine learning berbasis data tabular umumnya mengasumsikan
setiap rumah tangga bersifat independen sehingga belum mampu memanfaatkan
hubungan antarentitas. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh variasi
konstruksi graf heterogen terhadap model GraphSAGE, menentukan konstruksi
graf terbaik, serta mengidentifikasi fitur penting terhadap kerawanan pangan rumah
tangga di Maluku. Data yang digunakan berasal dari Survei Sosial Ekonomi
Nasional periode Maret 2024 mencakup 11.381 rumah tangga di Maluku. Empat
konstruksi graf heterogen dibangun berdasarkan hubungan administratif rumah
tangga, kedekatan spasial antarkabupaten, dan kemiripan karakteristik hunian
antarrumah tangga. Model GraphSAGE diimplementasikan pada graf heterogen
dan dievaluasi menggunakan metrik balanced accuracy. GNNExplainer digunakan
untuk menghitung skor atribusi edge dan Integrated Gradients digunakan untuk
mengidentifikasi fitur penting. Hasil penelitian menunjukan konstruksi graf
heterogen memengaruhi cara model GraphSAGE memanfaatkan informasi dari
setiap tipe edge dalam mengklasifikasikan status kerawanan pangan. Konstruksi
yang menggabungkan edge administratif dan edge spasial menghasilkan performa
terbaik, sedangkan penambahan edge kemiripan pada konstruksi graf yang
menggabungkan seluruh tipe edge tidak meningkatkan performa model. Fitur
lapangan pekerjaan kepala rumah tangga, pengeluaran per kapita, dan pendidikan
kepala rumah tangga merupakan fitur penting dalam klasifikasi kerawanan pangan
di Maluku. Food insecurity is influenced by both household characteristics and the
conditions of the areas in which households are located. Conventional tabular
machine learning approaches generally assume that households are independent,
limiting their ability to capture relationships among entities. This study analyzes
the effect of heterogeneous graph construction on GraphSAGE performance,
determines the optimal graph construction, and identifies important features
associated with household food insecurity in Maluku. Data were obtained from the
March 2024 National Socioeconomic Survey (SUSENAS), comprising 11,381
households. Four heterogeneous graph constructions were developed based on
administrative relationships, spatial proximity among regencies/municipalities, and
similarities in housing characteristics. GraphSAGE was implemented on the
heterogeneous graphs and evaluated using balanced accuracy. GNNExplainer
computed edge attribution scores, while Integrated Gradients identified important
features. Results indicate that heterogeneous graph construction influences how
GraphSAGE utilizes information from different edge types. The graph combining
administrative and spatial edges achieved the best performance, whereas adding
similarity edges to the graph containing all edge types did not improve performance.
The occupation and educational attainment of the household head, along with per
capita expenditure, were identified as the most important features for classifying
household food insecurity in Maluku.

