Manajemen Material Kayu pada Pembangunan Kapal Perikanan Tradisional di CV Arga Karya Mina Kabupaten Batang
Date
2026Author
Satrio, Vigo Pandu
Kurniawati, Vita Rumanti
Bangun, Tri Nanda Citra
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri galangan kapal perikanan tradisional di Indonesia masih menghadapi tantangan pengelolaan material kayu yang efisien, sedangkan CV Arga Karya Mina belum memiliki informasi terukur mengenai pemanfaatan kayu dan pengelolaan sisa material sehingga menimbulkan penumpukan sisa kayu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen material kayu, menentukan tingkat pemanfaatan dan mengevaluasi pengelolaan sisa kayu, serta merumuskan potensi perbaikannya di CV Arga Karya Mina. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur secara sensus, pengukuran 12 sampel kayu secara accidental sampling, dan studi literatur. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan komparatif kuantitatif dengan membandingkan volume kebutuhan, ketersediaan, dan penggunaan kayu. Hasil penelitian menunjukkan manajemen material kayu diterapkan melalui perencanaan, pengadaan rantai pasok, penyimpanan open yard storage, dan pemanfaatan kayu pada seluruh tahap konstruksi, dengan tingkat pemanfaatan 78,8% dan sisa kayu 21,2%. Pengelolaan sisa kayu masih melalui penjualan berdasarkan ukuran potongan tanpa pencatatan terstruktur, sehingga belum terintegrasi secara sistematis. Penelitian ini menyimpulkan manajemen material kayu di CV Arga Karya Mina telah berjalan baik namun perlu perbaikan, sehingga direkomendasikan sistem pencatatan material terstruktur dan penataan ulang tata letak bengkel pola U-Shape untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah kayu. The traditional fishing vessel shipbuilding industry in Indonesia still faces challenges in efficient wood material management, while CV Arga Karya Mina lacked measurable information on wood utilization and residue management, resulting in accumulated wood waste. This study aimed to describe the wood material management system, determine the utilization rate and evaluate residue management, and formulate potential improvements at CV Arga Karya Mina. Data collected through structured census interviews, measurement of 12 wood samples via accidental sampling, and literature review. Data were analyzed descriptively-qualitatively and comparatively-quantitatively by comparing required, available, and used wood volumes. The results showed wood management was implemented through planning, supply chain procurement, open yard storage, and wood utilization across all construction stages, with a utilization rate of 78.8% and residue of 21.2%. Residue management remained incidental, through sales based on cut size without structured recording, indicating it was not yet systematically integrated. This study concluded that wood material management at CV Arga Karya Mina had run reasonably well but still required improvement, recommending a structured recording system and a U-Shape workshop layout to improve efficiency and reduce wood waste.

