| dc.contributor.advisor | Hardjanto, Arini | |
| dc.contributor.author | AGUSTIN, NABILA AULIA | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-08T07:40:03Z | |
| dc.date.available | 2026-08-08T07:40:03Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177889 | |
| dc.description.abstract | Kabupaten Subang memegang peranan penting dalam menjaga ketersediaan beras, salah satunya melalui aktivitas penggilingan padi di Kecamatan Cibogo. Namun, rendahnya kapasitas penggilingan padi dan tingginya biaya produksi menyebabkan jumlah unit usaha penggilingan padi kian menurun pada berbagai skala usaha. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat pemanfaatan kapasitas produksi pada usaha penggilingan padi berdasarkan skala usaha di Kecamatan Cibogo; 2) mengestimasi struktur biaya dan penerimaan usaha penggilingan padi berdasarkan skala usaha di Kecamatan Cibogo; dan 3) menganalisis perbandingan pendapatan usaha penggilingan padi berdasarkan skala usaha di Kecamatan Cibogo. Metode analisis yang digunakan adalah analisis struktur biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan, R/C ratio, dan uji beda. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan kapasitas terpasang belum maksimal pada skala kecil, menengah, maupun besar. Biaya pembelian gabah menjadi komponen biaya terbesar pada struktur biaya yakni mencapai 92,5% dari total biaya. Pendapatan dan R/C ratio pada skala besar lebih tinggi dibandingkan skala kecil dan menengah. Uji beda Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pendapatan per tahun skala usaha kecil, menengah, dan besar. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan pada pendapatan per kg dan R/C ratio pada skala kecil, menengah, dan besar. | |
| dc.description.abstract | Subang Regency plays an important role in maintaining the availability of rice, one of which is through rice milling activities in Cibogo District. However, the low rice milling capacity and high production costs cause the number of rice milling business units to decrease at various business scales. This study aims to: 1) analyze the level of utilization of production capacity in the rice milling business based on the business scale in Cibogo District; 2) estimate the cost structure and revenue of the rice milling business based on the business scale in Cibogo District; and 3) analyze the comparison of the income of the rice milling business based on the business scale in Cibogo District. The analysis methods used are cost structure analysis, revenue analysis, revenue analysis, R/C ratio, and differential test. The results show that the utilization of installed capacity has not been maximized on a small, medium, and large scale. The cost of purchasing grain is the largest cost component in the cost structure, reaching 92.5% of the total cost. The revenue and R/C ratio on a large scale is higher than on a small and medium scale. The Kruskal Wallis differential test shows that there is a significant difference in the annual income of small, medium, and large enterprises. However, there was no significant difference in revenue per kg and R/C ratio on small, medium, and large scales. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Analisis Struktur Biaya dan Pendapatan Usaha Penggilingan Padi Berdasarkan Skala Usaha (Studi Kasus: Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang) | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | biaya produksi | id |
| dc.subject.keyword | kapasitas produksi | id |
| dc.subject.keyword | penerimaan usaha | id |
| dc.subject.keyword | pengolahan gabah | id |
| dc.subject.keyword | skala usaha | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |