Pengaruh Pemberian Tomato Electrolyte Drink terhadap Performance Recovery dan Status Hidrasi pada Pelari Jarak Jauh
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
ThesesAuthor
Ardi, Nurul Fadilah
Riyadi, Hadi
Setiawan, Budi
Metadata
Show full item recordAbstract
Lari jarak jauh adalah salah satu nomor perlombaan pada cabang olahraga atletik atau dapat dikenal juga dengan track and field, yang menyebabkan adanya perbedaan kebutuhan antar individu. Penurunan performa seperti dehidrasi dapat terjadi akibat kehilangan cairan selama latihan ataupun perlombaan terutama pada aktivitas fisik yang berlangsung dalam durasi panjang dan berkesinambungan. Sehingga hidrasi memainkan peran penting dalam performa pencegahan cedera dan juga pada saat pemulihan pada atlet. Kehilangan cairan sebelum dan sesudah aktivitas fisik dapat menimbulkan penurunan kecepatan sehingga dapat menurunkan prestasi. Tomat mengandung likopen, antioksidan kuat yang mampu melawan reactive oxygen species (ROS) yang dihasilkan selama latihan berat. Lebih lanjut, penambahan elektrolit seperti natrium dan kalium sangat penting dalam formulasi tomato electrolyte drink untuk mengganti elektrolit yang hilang melalui keringat selama latihan. Berdasarkan hal ini tujuan umum dari penelitian adalah mengetahui pengaruh tomato electrolyte drink terhadap recovery performance dan status hidrasi pada pelari jarak jauh.
Penelitian ini menggunakan desain within-subjects dengan repeated measures, dimana, di mana peserta yang memenuhi kriteria inklusi menjalani tiga sesi pengujian yang dilaksanakan dengan jeda waktu 7 hari antar sesi. Berdasarkan desain penelitian, ditetapkan kriteria inklusi dan eksklusi untuk menjaga validitas serta keterfokusan penelitian. Tahapan penelitian terbagi menjadi 8 bagian yaitu: (1) penentuan formula tomato electrolyte drink; (2) pemilihan tomat; (3) pembuatan tomato electrolyte drink; (4) uji likopen (metode spektrofotometri); (5) uji organoleptik; (6) pembuatan jus tomat; (7) pengukuran kebutuhan cairan individu; (8) intervensi pemberian tomato electrolyte drink; (9) uji recovery performance; dan (10) uji status hidrasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian Tomato Electrolyte Drink memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performance recovery, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai VO2max setelah intervensi (p<0,001). Selain itu, denyut nadi pemulihan setelah pemberian Tomato Electrolyte Drink mengalami penurunan yang signifikan (Z=-2,805; p=0,005), yang mengindikasikan terjadinya pemulihan kardiovaskular setelah latihan. Namun, pada indikator status hidrasi, perubahan berat badan setelah latihan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan pada kelompok Tomato Electrolyte Drink (Z=-1,342; p=0,180). Sebagai pembanding, peningkatan VO2max juga ditemukan pada kelompok jus tomat (p=0,029), sedangkan kelompok placebo tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (p=0,193).
Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian cairan pascalatihan, baik berupa jus tomat, air putih, maupun minuman elektrolit berbasis tomat, secara signifikan mendukung pemulihan denyut nadi pada pelari jarak jauh ketika volume cairan dipersonalisasi berdasarkan laju keringat individu. Perubahan berat badan yang signifikan hanya ditemukan pada kelompok jus tomat, yang mengindikasikan perannya dalam mempertahankan status hidrasi pascalatihan, kemungkinan berkaitan dengan kandungan air alaminya yang tinggi. Meskipun tidak terdapat perbedaan bermakna antarjenis minuman terhadap pemulihan denyut nadi, pola pemulihan yang lebih stabil ditunjukkan oleh minuman elektrolit berbasis tomat, yang berpotensi dipengaruhi oleh kombinasi elektrolit dan glukosa dalam mendukung keseimbangan cairan dan regulasi kardiovaskular. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi hidrasi yang dipersonalisasi, serta menunjukkan potensi minuman berbasis tomat sebagai alternatif pangan fungsional bagi atlet ketahanan. Long-distance running is one of the competitive events in athletics (track and field), in which physiological demands vary considerably among individuals. Performance impairment, particularly due to dehydration, may occur as a result of fluid loss during training or competition, especially during prolonged and continuous physical activity. Therefore, adequate hydration plays a crucial role in maintaining athletic performance, preventing injuries, and facilitating post-exercise recovery. Fluid loss before and after exercise may reduce running speed, ultimately compromising athletic performance. Tomatoes contain lycopene, a potent antioxidant capable of scavenging reactive oxygen species (ROS) generated during strenuous exercise. Furthermore, the addition of electrolytes such as sodium and potassium is essential in the formulation of a Tomato Electrolyte Drink to replace electrolytes lost through perspiration during exercise. Accordingly, the primary objective of this study was to investigate the effects of a Tomato Electrolyte Drink on recovery performance and hydration status in long-distance runners.
This study employed a within-subject repeated-measures design, in which participants who met the inclusion criteria completed three intervention sessions with a seven-day washout period between sessions. Inclusion and exclusion criteria were established to ensure the validity and specificity of the study. The research consisted of ten stages: (1) formulation of the Tomato Electrolyte Drink; (2) tomato selection; (3) preparation of the Tomato Electrolyte Drink; (4) lycopene analysis using spectrophotometry; (5) sensory evaluation; (6) preparation of tomato juice; (7) determination of individual fluid requirements; (8) intervention with the Tomato Electrolyte Drink; (9) assessment of recovery performance; and (10) evaluation of hydration status.
The results demonstrated that the Tomato Electrolyte Drink significantly improved post-exercise recovery, as evidenced by a significant increase in VO2max (p<0.001). Furthermore, post-exercise heart rate recovery improved significantly following consumption of the Tomato Electrolyte Drink (Z=-2.805; p=0.005), indicating enhanced cardiovascular recovery after exercise. However, no significant change in body mass, an indicator of hydration status, was observed in the Tomato Electrolyte Drink group (Z=-1.342; p=0.180). In comparison, tomato juice also significantly improved VO2max (p=0.029), whereas no significant change was observed in the placebo (water) group (p=0.193).
The findings of this study indicate that post-exercise fluid replacement with tomato juice, water, or a tomato-based electrolyte drink significantly enhanced heart rate recovery in long-distance runners when fluid volume was individualized according to each participant's sweat rate. A significant change in post-exercise body weight was observed only in the tomato juice group, suggesting its potential role in maintaining post-exercise hydration status, possibly due to its naturally high water content. Although no significant differences were identified among the three beverages regarding heart rate recovery, the Tomato Electrolyte Drink exhibited a more stable recovery pattern, which may be attributed to the combined effects of electrolytes and glucose in supporting fluid balance and cardiovascular regulation. These findings highlight the importance of individualized hydration strategies and demonstrate the potential of tomato-based beverages as functional foods for endurance athletes.

