Show simple item record

dc.contributor.advisorPasaribu, Syamsul Hidayat
dc.contributor.authoragatha, Nengah Callista Amelia
dc.date.accessioned2026-08-07T05:52:06Z
dc.date.available2026-08-07T05:52:06Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177642
dc.description.abstractPerubahan kondisi makroekonomi yang tercermin dari dinamika jumlah uang beredar, utang pemerintah, dan tingkat pengangguran berpotensi memengaruhi pengeluaran sosial, namun hubungan tersebut pada negara-negara OECD masih memerlukan kajian empiris lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak jumlah uang beredar, utang pemerintah, dan pengangguran terhadap pengeluaran sosial di negara OECD. Metode yang digunakan adalah regresi data panel statis pada 15 negara OECD pada periode 2007-2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah uang beredar, pengangguran, utang pemerintah, dan GDP rill berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran sosial, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran sosial. Hasil tersebut menunjukan bahwa perubahan pada pengeluaran sosial dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcMoneterid
dc.titlePengaruh Kebijakan Moneter, Utang Pemerintah, dan Pengangguran terhadap Pengeluaran Sosial di Negara OECDid
dc.title.alternativeAnalysis Of The Effects Of Monetary Policy, Public Debt, And Unemployment On Social Expenditure In Oecd Countries
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordjumlah uang beredarid
dc.subject.keywordOECDid
dc.subject.keywordpengeluaran sosialid
dc.subject.keywordpengangguranid
dc.subject.keywordutang pemerintahid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record