Show simple item record

dc.contributor.advisorErizal
dc.contributor.advisorPutra, Heriansyah
dc.contributor.authorPutra, Muhammad Reza
dc.date.accessioned2026-08-07T04:29:17Z
dc.date.available2026-08-07T04:29:17Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177605
dc.description.abstractPembangunan jalan tol sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) memerlukan dinding penahan tanah (DPT) yang mampu menjaga kestabilan timbunan. Pada salah satu lokasi jalan tol ditemukan pelepasan blok Segmental Retaining Wall (SRW) yang diduga dipengaruhi oleh infiltrasi air hujan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban lalu lintas dan infiltrasi curah hujan terhadap stabilitas DPT tipe SRW menggunakan GeoStudio 2012, serta mengevaluasi stabilitas eksternal dan internal struktur. Analisis infiltrasi dilakukan dengan metode Horton dan distribusi hujan menggunakan metode Mononobe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain DPT memenuhi persyaratan stabilitas berdasarkan SNI 8460:2017. Penambahan beban lalu lintas menurunkan faktor keamanan dari 1,784 menjadi 1,763. Infiltrasi hujan selama tujuh hari meningkatkan derajat kejenuhan tanah dari 83,38% menjadi 85,15%, menurunkan kohesi total dari 30,87 kPa menjadi 23,96 kPa, serta menurunkan sedikit faktor keamanan lereng dari 1,6223 menjadi 1,6212. Dengan demikian, infiltrasi curah hujan memengaruhi tekanan air pori, kohesi tanah, dan faktor keamanan, meskipun DPT tetap memenuhi kriteria stabilitas.
dc.description.abstractThe construction of toll roads as part of Indonesia's National Strategic Projects (PSN) requires retaining walls to maintain embankment stability. At one toll road site, displacement of Segmental Retaining Wall (SRW) blocks was suspected to be caused by rainfall infiltration. This study analyzed the effects of traffic loading and rainfall infiltration on the stability of SRW using GeoStudio 2012 and evaluated its external and internal stability. Rainfall infiltration was estimated using the Horton method, while hourly rainfall distribution was determined using the Mononobe method. The results showed that the SRW design satisfied the stability requirements of SNI 8460:2017. A traffic surcharge reduced the factor of safety from 1.784 to 1.763. Seven days of rainfall infiltration increased the degree of saturation from 83.38% to 85.15%, reduced the total soil cohesion from 30.87 kPa to 23.96 kPa, and slightly reduced the slope factor of safety from 1.6223 to 1.6212. These findings indicate that rainfall infiltration affects pore water pressure, soil cohesion, and the factor of safety, although the retaining wall remains stable.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Stabilitas Dinding Penahan Tanah Tipe Segmental Retaining Wall Terhadap Curah Hujan Di Kota Tangerangid
dc.title.alternativeStability Analysis Of Segmental Retaining Wall Against Rainfall In Tangerang City
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordfaktor keamananid
dc.subject.keywordGeoStudioid
dc.subject.keywordinfiltrasi hujanid
dc.subject.keywordsegmental retaining wallid
dc.subject.keywordStabilitasid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record