Show simple item record

dc.contributor.advisorSapanli, Kastana
dc.contributor.authorAndera, Muhammad Nauffal
dc.date.accessioned2026-08-07T03:22:06Z
dc.date.available2026-08-07T03:22:06Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177535
dc.description.abstractOptimalisasi bank sampah menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Sebagai salah satu bank sampah induk yang beroperasi di Kota Bogor, Bank Sampah Induk (BSI) Barokah berperan dalam mengelola sampah melalui kegiatan pemilahan, pengumpulan, dan penyaluran sampah bernilai ekonomi. Namun, pengembangan usaha BSI Barokah masih terkendala oleh keterbatasan anggaran serta belum adanya kepastian mengenai kelayakan investasi pada mesin press dan pencacah plastik, sehingga diperlukan analisis kelayakan usaha dan keberlanjutan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi kelayakan usaha berdasarkan aspek nonfinansial; (2) menganalisis kelayakan finansial; dan (3) menganalisis status keberlanjutan pengelolaan BSI Barokah. Metode yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis kelayakan usaha, dan Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI Barokah layak berdasarkan aspek nonfinansial dan finansial. Hasil analisis RAPFISH menunjukkan nilai indeks keberlanjutan sebesar 68,9 yang termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Skenario II memiliki tingkat keberlanjutan yang lebih tinggi dibandingkan Skenario I, dengan dimensi sosial memiliki nilai indeks tertinggi (74,8), sedangkan dimensi ekonomi memiliki nilai indeks terendah (61,9).
dc.description.abstractOptimizing waste banks is one of the key approaches to reducing municipal solid waste while supporting sustainable waste management. As one of the waste banks operating in Bogor City, Barokah Main Waste Bank (BSI Barokah) plays an important role in waste sorting, collection, and the distribution of recyclable materials with economic value. However, its business development remains constrained by limited funding and uncertainty regarding machinery investment, highlighting the need for both business feasibility and sustainability assessments to support investment decision-making. This study aimed to (1) identify the non-financial feasibility of BSI Barokah; (2) analyze its financial feasibility; and (3) assess the sustainability status of its waste management system. The study employed descriptive analysis, business feasibility analysis, and the Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH) method using a Multidimensional Scaling (MDS) approach. The results indicate that BSI Barokah is feasible from both non-financial and financial perspectives. The RAPFISH analysis produced an average sustainability index of 68,9, indicating a moderately sustainable status. Scenario II achieved a higher sustainability level than Scenario I, with the social dimension obtaining the highest index (74,8) and the economic dimension the lowest (61,9).
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Kelayakan Finansial dan Keberlanjutan Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah (Studi Kasus: Bank Sampah Induk Barokah, Kota Bogor)id
dc.title.alternativeFinancial Feasibility Analysis and Sustainability for Waste Management through Waste Banks (Case Study: Barokah Main Waste Bank, Bogor City)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordBank Sampah Induk (BSI)id
dc.subject.keywordKeberlanjutanid
dc.subject.keywordKelayakan finansialid
dc.subject.keywordpengelolaan sampahid
dc.subject.keywordRapfishid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record