| dc.description.abstract | Produktivitas Chlorella sp. dipengaruhi oleh parameter fisika dan kimia
dalam media kultur. Parameter yang menjadi faktor pembatas adalah ketersediaan
nutrien dan karbon dioksida (CO2). Nutrien berperan sebagai sumber unsur hara
untuk pertumbuhan sel, sedangkan CO2 berperan sebagai sumber karbon anorganik
dalam proses fotosintesis. Namun, perbedaan konsentrasi nutrien dan CO2 dapat
menghasilkan pertumbuhan sel yang berbeda, sehingga diperlukan kajian untuk
menentukan perlakuan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi
nutrien dan CO2 yang paling efektif dan efisien dalam meningkatkan produktivitas
Chlorella sp.
Penelitian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu penelitian
pendahuluan, penelitian Tahap I, penelitian Tahap II, dan penelitian Tahap III.
Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menentukan rasio nitrogen dan fosfor
(N:P) dari pupuk teknis yang paling efektif bagi pertumbuhan Chlorella sp. Sumber
nitrogen yang digunakan berasal dari pupuk Urea dan ZA, sedangkan sumber fosfor
berasal dari pupuk TSP. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi kelimpahan
sel, laju pertumbuhan spesifik, dan waktu penggandaan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kombinasi pupuk Urea, ZA, dan TSP dengan rasio N:P 7,2:1
merupakan rasio pupuk yang paling efektif dalam mendukung pertumbuhan
Chlorella sp.
Penelitian Tahap I dilakukan untuk menentukan konsentrasi pupuk teknis
yang paling efektif berdasarkan rasio N:P terbaik dari penelitian pendahuluan.
Pengujian dilakukan dengan mengamati respons pertumbuhan Chlorella sp. Hasil
analisis menunjukkan bahwa di antara perlakuan pupuk teknis, kombinasi 203,76
mg/L ZA + 92,76 mg/L Urea + 27,48 mg/L TSP merupakan konsentrasi pupuk yang
paling efektif dalam mendukung pertumbuhan sel Chlorella sp.
Penelitian Tahap II dilakukan untuk menentukan konsentrasi CO2 yang paling
efektif dalam meningkatkan produktivitas Chlorella sp. Parameter yang diamati
meliputi kelimpahan sel, laju pertumbuhan spesifik, waktu penggandaan,
perubahan konsentrasi nutrien, dan laju fiksasi CO2. Hasil analisis menunjukkan
bahwa pemberian CO2 dengan konsentrasi 4% merupakan konsentrasi yang paling
efektif dalam meningkatkan produktivitas mikroalga.
Penelitian Tahap III dilakukan untuk menentukan kombinasi perlakuan
optimal antara konsentrasi pupuk teknis dan CO2 dalam meningkatkan
produktivitas Chlorella sp. Berdasarkan matriks pengambilan keputusan,
kombinasi 203,76 mg/L ZA + 92,76 mg/L Urea + 27,48 mg/L TSP dengan injeksi
CO2 sebesar 4% ditetapkan sebagai perlakuan optimal. Kombinasi tersebut
menunjukkan respons terbaik dibandingkan perlakuan lainnya, sehingga dapat
direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas sel Chlorella sp.
Kata kunci: Nutrien; Karbon Dioksida; Kelimpahan Sel; Laju Pertumbuhan
Spesifik; Pertumbuhan Mikroalga. | |