Tingkat Partisipasi Petani dan Analisis Kelayakan Program Hutan Karbon Produktif (Studi Kasus: Desa Jayamekar, Kabupaten Garut)
Abstract
Carbon offset merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi emisi GRK nasional. Sebagai bentuk andil, PT Federal International Finance (FIFGROUP) melakukan project carbon offset sebagai upaya netralisasi emisi internal melalui program Hutan Karbon Produktif (HKP), serta secara bersamaan dapat meningkatkan optimalisasi fungsi lahan hutan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya Lembaga Desa (LD) Gemah Ripah. Namun, dalam implementasinya, tingkat pemahaman dan partisipasi; manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan; serta strategi optimalisasi program HKP belum teridentifikasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat partisipasi dan pemahaman LD; (2) analisis faktor-faktor pengaruh tingkat partisipasi LD; (3) analisis kelayakan program HKP; serta (4) merumuskan strategi
keberlanjutan program HKP. Hasil analisis menunjukkan, bahwa tingkat pemahaman dan partisipasi LD pada HKP tergolong tinggi. Tingkat partisipasi LD dipengaruhi secara signifikan oleh pengetahuan LD terhadap HKP dan bantuan sumberdaya yang diberikan. Berikutnya, kelayakan non-finansial progam HKP dikatakan layak, serta hasil analisis kelayakan ekonomi program HKP juga
dikatakan layak berdasarkan perolehan nilai NPV, Net B/C, Gross B/C, IRR, serta Payback Period. Hasil akhir penelitian ini merupakan perumusan strategi keberlanjutan program HKP, yakni dengan melakukan penguatan SDM dan partisipasi petani.

