| dc.contributor.advisor | Sahara | |
| dc.contributor.advisor | Azijah, Zulva | |
| dc.contributor.author | SETIAWAN, MEZALUNA DE AZHURI | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-06T07:55:24Z | |
| dc.date.available | 2026-08-06T07:55:24Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177451 | |
| dc.description.abstract | Ketergantungan impor kedelai Indonesia yang mencapai 83% menjadi tantangan ketahanan pangan saat produksi dalam negeri terus menurun. Kebijakan Agreement on Reciprocal Trade (ART) 2026 mewajibkan kuota impor minimum dari Amerika Serikat, yang berisiko menaikkan biaya produksi domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak kebijakan ART terhadap dinamika impor kedelai, struktur keterkaitan beserta pengganda dan potensi kenaikan biaya produksi sektoral di Indonesia. Tujuan tersebut akan dikaji dengan menggunakan analisis Input-Output Indonesia 2020 melalui pendekatan Matriks Leontief dan Model Ghosh untuk mengukur kenaikan impor melalui keterkaitan, pengganda, serta potensi kenaikan biaya produksi sektoral. Hasilnya menunjukkan kuota ART memaksa pengalihan pemasok dari Brazil ke Amerika Serikat yang kurang efisien secara biaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan lima sektor terdampak kenaikan biaya tertinggi adalah kedelai olahan, makanan hewan olahan, unggas, hasil pemotongan hewan dan makan minum. Pemerintah perlu memitigasi dampak melalui pemantauan harga, negosiasi ulang volume, serta menjaga diplomasi dagang dengan negara pemasok utama lainnya demi stabilitas pasar. | |
| dc.description.abstract | Indonesia's 83% soybean import dependency challenges food security as domestic production declines. The 2026 Agreement on Reciprocal Trade (ART) mandates US import quotas, risking higher domestic production costs. This study measures ART's impact on soybean import dynamics, linkage structure and multipliers and potential sectoral production cost increases. Using Indonesia's 2020 Input-Output analysis, Leontief and Ghosh models evaluate import increases via linkages, multipliers, and sectoral costs. The ART quota forces a supplier shift from Brazil to the cost-inefficient United States. Five sectors most affected by cost increases are processed soybeans, animal feed, poultry, slaughtering, and food services. Government must mitigate impacts via price monitoring, volume renegotiations, and trade diplomacy for market stability. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE DAN PURCHASING COMMITMENT IMPOR INDONESIA: KASUS KEDELAI | id |
| dc.title.alternative | AGREEMENT ON RECIPROCAL TRADE AND INDONESIA'S IMPORT PURCHASING COMMITMENT: THE CASE OF SOYBEANS | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | agreement on reciprocal trade | id |
| dc.subject.keyword | Cost of production | id |
| dc.subject.keyword | Ghosh model | id |
| dc.subject.keyword | Purchasing commitment | id |
| dc.subject.keyword | soybean | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |