| dc.description.abstract | Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) memiliki keanekaragaman tumbuhan obat yang tinggi, mengenai aktivitas antioksidan dan antibakterinya masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kadar fenolik dan flavonoid, kapasitas antioksidan, serta aktivitas antibakteri ekstrak metanol 48 tumbuhan asal TNMB terhadap E. coli. Kandungan total fenolik dan flavonoid ditentukan menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan AlCl3, kapasitas antioksidan melalui penangkapan radikal (DPPH) dan kapasitas reduksi (FRAP), serta aktivitas antibakteri melalui metode difusi cakram. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antar sampel. Kadar total fenolik tertinggi dimiliki oleh Chydenanthus excelsus sebesar 279,15 ± 1,51 mg GAE/g BK dan kadar total flavonoid tertinggi dimiliki oleh Cleistanthus malaccensis sebesar 249,19 ± 1,11 mg QE/g BK. Kapasitas antioksidan DPPH terbaik dimiliki oleh Bischofia javanica dengan IC50 14,09 ± 0,40 µg/mL, sementara kapasitas FRAP tertinggi dimiliki oleh Cleistanthus malaccensis sebesar 2.039,881 ± 2,06 mg TE/g BK. Aktivitas antibakteri terbaik terhadap E. coli ditunjukkan oleh Bischofia javanica dengan zona hambat 8,78 ± 0,03 mm dan Macaranga tanarius yang aktif pada konsentrasi terendah. | |