IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Doctoral Final Assignments
      • DF - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tingkat Adopsi Teknologi Smart Farming 4.0 Dalam Mendukung Keberlanjutan Usahatani Di Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.997Mb)
      Fulltext (1.913Mb)
      Lampiran (1.140Mb)
      Date
      2026
      Author
      Asnamawati, Lina
      Fatchiya, Anna
      Sadono, Dwi
      Ma'mun
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertanian di Indonesia menghadapi tantangan kompleks, termasuk perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, degradasi lahan, krisis air, rendahnya produktivitas, serta keterbatasan modal, fluktuasi harga, dan rendahnya keterampilan petani. Faktor lain seperti alih fungsi lahan, usia petani yang tua, rendahnya minat generasi muda, kesenjangan distribusi keuntungan, serta tekanan global juga menghambat keberlanjutan usahatani. Namun, adopsi Smart farming masih rendah dan dukungan kelembagaan yang belum optimal karena infrastruktur terbatas, biaya tinggi, literasi teknologi rendah, dan dukungan kelembagaan belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis jenis-jenis teknologi Smart farming beserta fungsi dan keunggulannya dalam mendukung proses budidaya, seperti pemantauan lahan dan tanaman secara real-time, pengelolaan irigasi dan pemupukan secara presisi; (2) menganalisis tingkat adopsi teknologi Smart farming 4.0 dalam mendukung keberlanjutan usahatani; (3) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi Smart farming 4.0 oleh petani dalam mendukung keberlanjutan usahatani; (4) menganalisis pengaruh tingkat adopsi teknologi Smart farming 4.0 dalam mendukung keberlanjutan usahatani; (5) menganalisis keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat diwujudkan dan perbedaan dampak teknologi Smart farming terhadap keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan; (6) merumuskan strategi adopsi Smart farming 4.0 yang efektif diterapkan petani untuk mendukung keberlanjutan usahatani yang lebih baik. Penelitian ini didesain sebagai penelitian kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Penelitian kuantitatif dilakukan melalui metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Jumlah sampel ditentukan dengan metode sensus. Seluruh populasi dijadikan sampel dengan jumlah 135 petani di Jawa barat yang masih menggunakan teknologi Smart farming pada saat penelitian dilakukan. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan software SMARTPLS 3.0, uji MANOVA dan Post Hoc Tukey HSD. Habibi Garden memudahkan otomatisasi irigasi, pencahayaan, dan nutrisi tanaman, sementara IoT memungkinkan pemantauan lahan dan tanaman secara real-time. Haiwell mengintegrasikan perangkat IoT dengan sistem kontrol cerdas untuk pengelolaan irigasi, pemupukan, dan lingkungan tanaman. NSC Pro dan Ritx Soil and Weather Sensor menyediakan data presisi tentang kondisi tanah, nutrisi, dan cuaca, mendukung pengambilan keputusan yang akurat. Netafim sebagai sistem irigasi tetes memastikan distribusi air dan nutrisi yang efisien. Kombinasi teknologi-teknologi ini memungkinkan pemantauan lahan dan tanaman secara real time, pengelolaan irigasi dan pemupukan presisi, serta pengendalian lingkungan tanaman, sehingga risiko gagal panen dapat diminimalkan dan produktivitas meningkat. Tingkat adopsi teknologi Smart farming berada pada kategori sedang dengan kecepatan adopsi tinggi, menandakan bahwa petani mampu menerima teknologi relatif cepat meskipun penerapannya belum optimal di seluruh kegiatan usahatani. Adopsi ini didominasi oleh petani berusia 41-50 tahun, berpendidikan SMA, memiliki pengalaman usahatani 1–5 tahun, luas lahan <1000 m², serta didukung oleh pendidikan nonformal, tingkat kosmopolitan, dan motivasi tinggi. Adopsi teknologi Smart farming dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah karakteristik petani. Faktor ini meliputi usia, pendidikan, pengalaman bertani, keterbukaan terhadap perubahan, dan kemampuan finansial. Petani yang lebih terdidik atau memiliki pengalaman luas biasanya lebih cepat memahami manfaat dan cara penggunaan teknologi baru. Selain itu, persepsi terhadap inovasi juga memengaruhi adopsi. Semakin positif pandangan petani terhadap keuntungan, kemudahan penggunaan, dan pengurangan risiko dari teknologi, semakin tinggi kemungkinan mereka untuk mengadopsinya. Faktor lainnya berasal dari dukungan lingkungan eksternal dan intensitas belajar petani. Lingkungan yang mendukung, seperti bantuan pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, akses pasar, dan infrastruktur teknologi, mempermudah petani untuk mencoba dan menerapkan Smart farming. Sementara itu, intensitas belajar, seberapa aktif petani bereksperimen, mempelajari, dan menyesuaikan teknologi dalam praktik pertanian —menentukan seberapa efektif dan cepat teknologi tersebut diadopsi. Dengan kombinasi faktor internal dan eksternal ini, proses adopsi Smart farming dapat berlangsung lebih optimal. Selain itu, penggunaan teknologi NSC Pro dan Haiwell IoT terbukti memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan usahatani, karena kedua teknologi tersebut memungkinkan petani untuk mengelola kegiatan pertanian secara lebih efisien dan tepat sasaran. Dengan NSC Pro, pemantauan kondisi lingkungan dan tanaman menjadi lebih akurat, sehingga kebutuhan pupuk, air, dan perlakuan lainnya dapat disesuaikan secara optimal. Sementara itu, Haiwell IoT mendukung otomatisasi sistem pertanian dan pengumpulan data secara real-time, sehingga petani dapat membuat keputusan berbasis data yang meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi pemborosan sumber daya. Kombinasi kedua teknologi ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga usahatani dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Strategi adopsi teknologi Smart farming perlu difokuskan pada peningkatan kualitas dan perluasan penerapan teknologi agar tidak hanya cepat diadopsi, tetapi juga optimal dalam seluruh aktivitas usahatani. Strategi pertama adalah memperkuat kapasitas petani melalui pelatihan berkelanjutan dan peningkatan sikap dan pengetahuan petani sehingga mampu meningkatkan intensitas belajar dan pemahaman teknologi. Strategi kedua adalah meningkatkan persepsi positif terhadap inovasi dengan menampilkan demonstrasi lapang, studi kasus keberhasilan, dan penggunaan langsung teknologi seperti NSC Pro dan Haiwell IoT untuk menunjukkan manfaat nyata terhadap produktivitas dan keberlanjutan usahatani. Strategi ketiga adalah memperkuat dukungan lingkungan eksternal melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, lembaga pendidikan, dan penyedia teknologi dalam bentuk pendampingan, subsidi, akses pembiayaan, serta penyediaan infrastruktur digital. Strategi keempat adalah mendorong pengembangan jejaring dan kosmopolitan petani melalui komunitas, kelompok tani berbasis digital, dan pertukaran informasi antarpelaku, sehingga proses adopsi menjadi lebih merata dan berkelanjutan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177394
      Collections
      • DF - Human Ecology [663]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository