Dinamika Yield Obligasi Pemerintah dan Kepemilikan Bank Indonesia: Analisis Periode Sebelum dan Sesudah Burden Sharing
Abstract
Keberadaan pasar Surat Berharga Negara (SBN) memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan stabilitas keuangan suatu negara. Penelitian ini menganalisis respons dinamis yield obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun terhadap guncangan kepemilikan SBN oleh Bank Indonesia dan variabel makroekonomi periode Januari 2014-April 2026, dengan membedakan subperiode sebelum dan sesudah burden sharing. Metode yang digunakan adalah VECM dengan pendekatan IRF dan FEVD. Hasil analisis IRF menunjukkan bahwa guncangan kepemilikan Bank Indonesia direspons positif oleh yield pada periode pra-burden sharing, namun bergeser negatif pada periode pasca. Guncangan inflasi, nilai tukar, dan US Treasury yield direspons positif oleh yield. Di sisi lain, guncangan BI Rate positif pada periode pra dan negatif pada periode pasca. Hasil FEVD menunjukkan US Treasury yield menjadi kontributor utama pada subperiode 2014-2020 dan 2020-2026. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan koordinasi kebijakan fiskal-moneter dan penguatan basis investor domestik untuk menjaga stabilitas pasar obligasi Indonesia. The Government Securities (SBN) market plays a crucial role in supporting a country’s economic development and financial stability. This study analyzes the dynamic response of the yield on 10-year Indonesian government bonds to shocks in Bank Indonesia’s SBN holdings and macroeconomic variables over January 2014-April 2026, distinguishing subperiods before and after burden sharing, using the VECM with the IRF and FEVD approaches. IRF results indicate a positive yield response to Bank Indonesia’s holding shock during the pre-burden sharing period, shifting to negative during the post-burden sharing period. Shocks to inflation, exchange rate, and U.S. Treasury yields were met with a positive yield response. Meanwhile, shocks to the BI Rate were met with a positive response during 2014-2020 and a negative response during 2020-2026. FEVD results shows that U.S. Treasury yields became the primary contributors during the 2014-2020 and 2020-2026 period. These findings imply the importance of fiscal-monetary coordination and a resilient domestic investor base.

