Pengaruh Integrasi Kolom Winogradsky terhadap Kinerja Listrik SMFC pada Sedimen Situ Burung Dramaga
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
SALMA, AJRINA
Akhiruddin
Rachmania, Nisa
Metadata
Show full item recordAbstract
ABSTRAK
AJRINA SALMA. Pengaruh Integrasi Kolom Winogradsky terhadap Kinerja
Listrik SMFC pada Sedimen Situ Burung Dramaga. Dibimbing oleh
AKHIRUDDIN MADDU dan NISA RACHMANIA MUBARIK.
Kebutuhan energi yang terus meningkat mendorong pengembangan energi
terbarukan sebagai alternatif bahan bakar fosil. Salah satu inovasi yang
menjanjikan adalah Sediment Microbial Fuel Cell (SMFC), sistem
bioelektrokimia yang memanfaatkan metabolisme bakteri elektroaktif dalam
sedimen untuk menghasilkan listrik. Penelitian ini membandingkan kinerja SMFC
antara sedimen asli dan sedimen yang dimodifikasi menggunakan Kolom
Winogradsky berbahan kuning telur dan kertas buram, menggunakan sedimen
Situ Burung Dramaga, Kabupaten Bogor. Kinerja diukur melalui kurva polarisasi
pada hari ke-5, 6, 7, 12, 13, dan 14, serta analisis Total Plate Count (TPC).
Sedimen asli mencapai puncak kinerja pada hari ke-6 dengan OCV 726 mV dan
rapat daya 2,685 mW/cm2, namun menurun signifikan pada hari ke-12 hingga ke
14. Sedimen modifikasi Kolom Winogradsky menunjukkan peningkatan konsisten
hingga hari ke-12 dengan OCV 734 mV, arus 67 µA, dan rapat daya 2,547
mW/cm2. Kepadatan bakteri sedimen Winogradsky mencapai 3,4 × 106 CFU/mL,
jauh melampaui sedimen asli yang berada di bawah 104 CFU/mL. Integrasi Kolom
Winogradsky terbukti efektif meningkatkan kepadatan komunitas bakteri
elektrogenin sehingga menghasilkan kinerja SMFC yang lebih stabil dan
berkelanjutan dalam jangka panjang.
Kata kunci: bakteri, energi terbarukan, Winogradsky, kurva polarisasi, sedimen. ABSTRACT
AJRINA SALMA. The Effect of Winogradsky Column Integration on the
Electrical Performance of SMFC Using Sediment from Situ Burung Dramaga.
Supervised by AKHIRUDDIN MADDU and NISA RACHMANIA MUBARIK.
The ever-increasing demand for energy drives the development of
renewable energy as an alternative to fossil fuels. One promising innovation is the
Sediment Microbial Fuel Cell (SMFC), a bioelectrochemical system that utilizes
the metabolism of electroactive bacteria in sediment to generate electricity. This
study compares SMFC performance between original sediment and modified
sediment using a Winogradsky Column made from egg yolk and unbleached
paper (newsprint), utilizing sediment from Situ Burung Dramaga, Bogor Regency.
Performance was measured through polarization curves on days 5, 6, 7, 12, 13,
and 14, as well as Total Plate Count (TPC) analysis. The original sediment
reached peak performance on day 6 with an OCV of 726 mV and a power density
of 2.685 mW/cm2, but decreased significantly from day 12 to 14. The sediment
modified with the Winogradsky Column showed a consistent increase until day 12
with an OCV of 734 mV, a current of 67 µA, and a power density of 2.547
mW/cm2. The bacterial density of the Winogradsky sediment reached 3,4 × 106
CFU/mL, far exceeding the original sediment which remained below 104 CFU/mL.
The integration of the Winogradsky Column is proven effective in increasing the
density of the electrogenic bacterial community, thereby producing a more stable
and sustainable long-term SMFC performance.
Keywords: bacteria, polarization curve, renewable energy, sediment,
winogradsky.
Collections
- UF - Physics [1287]

