Analisis Metagenomik Mikrobioma Tanah Tegakan Sengon (Falcataria falcata) pada Berbagai Ketinggian Berdasarkan Shotgun Sequencing
Abstract
Keanekaragaman mikroba tanah berperan penting dalam memengaruhi
kualitas tapak. Eksplorasi keragaman mikrobioma tanah dilakukan untuk menilai
kondisi tapak tegakan sengon (Falcataria falcata) pada berbagai ketinggian
menggunakan metagenomik. Analisis bioinformatika dilakukan menggunakan
UseGalaxy dan divisualisasikan menggunakan paket microeco RStudio. Hasil
menunjukkan profil taksonomi komunitas mikrobioma yang mirip pada seluruh
lokasi, didominasi oleh domain bakteri dengan penyusun utama filum
Proteobacteria, Actinobacteria, dan Planctomycetes, serta genus Streptomyces,
Bradyrhizobium, dan Sphingomonas. Indeks keanekaragaman alfa dan beta
menunjukkan nilai yang mirip di seluruh tegakan. Draf genom dari metagenom
dengan satu berkualitas tinggi dan tujuh berkualitas sedang berhasil direkonstruksi.
Anotasi clusters of orthologous genes dan Kyoto encyclopedia of genes and
genomes mengungkap fungsi dominan pada kategori metabolisme. Kelimpahan gen
fungsional bervariasi berdasarkan kondisi letak geografis. Soil microbial diversity plays a crucial role in influencing site conditions.
Exploration of the soil microbiome diversity can assess the site conditions of
sengon (Falcataria falcata) stands at various elevations using metagenomics.
Bioinformatics analyses were conducted using UseGalaxy and visualized using the
microeco package in RStudio. The results showed a similar taxonomic profile of
the microbiome community across all locations, dominated by the bacterial domain
with the main constituents of the phyla Proteobacteria, Actinobacteria, and
Planctomycetes, as well as the genera Streptomyces, Bradyrhizobium, and
Sphingomonas. Alpha and beta diversity indices showed similar values across the
stands. Draft genomes from metagenomes with one high quality and seven medium
quality were successfully reconstructed. Clusters of orthologous genes and Kyoto
encyclopedia of genes and genomes annotations revealed a dominant function in
metabolism category. The abundance of functional genes varied based on
geographical conditions.
Collections
- UF - Silviculture [1526]

