Daya Saing Ekspor Biji Kakao dan Produk Olahan Kakao Indonesia di Pasar Uni Eropa
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Azalia, Nabilah Sabitah
Novindra
Metadata
Show full item recordAbstract
Indonesia merupakan salah satu produsen kakao terbesar dunia, namun daya saing ekspornya di pasar Uni Eropa masih menghadapi persaingan negara Afrika Barat dan tuntutan keberlanjutan yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing komparatif dan kompetitif kakao Indonesia di pasar Uni Eropa periode 2015–2024 menggunakan metode RCA, RSCA, EPD, dan Porter’s Diamond. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing Indonesia lebih kuat pada produk olahan setengah jadi, khususnya mentega kakao (HS 1804), sedangkan biji kakao (HS 1801) dan cokelat olahan (HS 1806) belum memiliki keunggulan komparatif. Sebagian besar produk kakao Indonesia masih berada pada posisi Retreat dan Falling Star. Analisis Porter’s Diamond menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan pada sumber daya alam dan industri pengolahan, tetapi masih menghadapi kendala produktivitas, kualitas bahan baku, logistik, sumber daya manusia, dan pemenuhan standar keberlanjutan Uni Eropa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pergeseran struktur ekspor kakao Indonesia menuju produk olahan setengah jadi sejalan dengan kebijakan hilirisasi yang diterapkan, namun daya saing produk hilir bernilai tambah tinggi belum sepenuhnya menguat.

