NEMATODA PADA PEMBIBITAN KELAPA SAWIT DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL 2, SUMATRA UTARA
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Hutabarat, Grysella
Supramana
Kurniawati, Fitrianingrum
Metadata
Show full item recordAbstract
Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan strategis yang
produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit. Salah satu gangguan yang
berpotensi menurunkan kesehatan bibit ialah nematoda parasit tumbuhan yang
menyerang sistem perakaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nematoda
yang berasosiasi dengan bibit kelapa sawit pada tahap pre-nursery dan main-
nursery di PT Perkebunan Nusantara IV Regional 2, Sumatra Utara. Pengambilan
sampel dilakukan secara purposif pada bibit bergejala, masing-masing sebanyak
10 polibag pre-nursery berumur 10 minggu dan 10 polibag main-nursery berumur
36 minggu. Sampel tanaman kelapa sawit liar dari Kebun Percobaan Cikabayan
IPB digunakan sebagai pembanding. Nematoda diekstraksi dari akar
menggunakan metode mist chamber dan dari tanah menggunakan metode flotasi-
sentrifugasi. Identifikasi dilakukan berdasarkan karakter morfologi dan
morfometri menggunakan kunci identifikasi serta formula De Man. Hasil
penelitian menunjukkan dua genus fitonematoda, yaitu Rotylenchulus di pre-
nursery Lokasi 3 dan main-nursery Lokasi 2 dan Helicotylenchus di pre-nursery
Lokasi 3, serta lima genus nematoda non-parasit, yaitu Alaimus, Dorylaimus,
Cephalobus, Mononchus, dan Rhabditis. Rotylenchulus ditemukan pada akar dan
tanah main-nursery serta sampel referensi, sedangkan Helicotylenchus hanya
ditemukan pada tanah sampel referensi. Nematoda non-parasit memiliki
kelimpahan dan keragaman lebih tinggi dibandingkan fitonematoda, terutama
pada lokasi main-nursery. Lokasi pre-nursery menunjukkan jumlah nematoda
paling rendah. Gejala bibit meliputi pertumbuhan terhambat, kerdil, daun
menguning, memerah, melintir, berkerut, dan pertumbuhan tidak merata selama
kegiatan survei.
Collections
- UF - Plant Protection [2571]

