Show simple item record

dc.contributor.advisorChadirin, Yudi
dc.contributor.authorDINAR, MUHAMMAD
dc.date.accessioned2026-08-03T02:56:29Z
dc.date.available2026-08-03T02:56:29Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176829
dc.description.abstractFenomena Urban Heat Island (UHI) merupakan dampak nyata dari meningkatnya konsumsi energi di wilayah perkotaan. Meskipun penerapan green roof merupakan solusi berbasis alam yang menjanjikan, kajian mendalam mengenai dinamika termal diurnalnya di wilayah tropis masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas mekanisme pendinginan pasif pada sistem green roof berbasis tanaman kangkung (Ipomoea reptans) dibandingkan dengan sistem non-vegetasi pada periode basah dan kering. Pendekatan eksperimental dilakukan secara langsung di lapangan menggunakan kotak uji berukuran 1 m × 1 m × 0,3 m. Pemantauan dilakukan secara kontinu 24 jam selama tujuh hari berturut-turut untuk mengamati parameter iklim mikro, neraca energi, serta karakteristik perambatan dan distribusi suhu secara vertikal antarlapisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bervegetasi jauh lebih efektif dalam meredam fluktuasi panas ekstrem dengan cara mengalihkan energi radiasi matahari menjadi fluks panas laten (LE). Efektivitas ini dibuktikan oleh kemampuan kanopi tanaman kangkung dalam mereduksi suhu permukaan secara signifikan, yakni menekan lonjakan pada suhu permukaan dari 41°C menjadi 36°C.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePENGARUH KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans) TERHADAP MEKANISME PENDINGINAN PASIF PADA SISTEM GREEN ROOF MELALUI PROSES EVAPOTRANSPIRASIid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordgreen roofid
dc.subject.keywordIpomoea reptansid
dc.subject.keywordneraca energiid
dc.subject.keywordpendinginan pasifid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record