Strategi Bauran Promosi untuk Meningkatkan Brand Awareness Sayur Hidroponik di PT Lembur Hejo Indonesia
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Case StudiesAuthor
Farhan, Edrian Arizal
Lidya, Leni
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi bauran promosi
serta perubahan kinerja finansial PT Lembur Hejo Indonesia sebelum dan sesudah
strategi diterapkan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan
studi kasus melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bauran promosi diterapkan melalui periklanan,
promosi penjualan, penjualan personal, hubungan masyarakat, dan pemasaran
langsung. Strategi yang paling berkontribusi terhadap penjualan
adalah bundling, event, pemasaran langsung melalui tatap muka dan WhatsApp,
serta kerja sama dengan mitra dan instansi. Kerugian perusahaan menurun dari
Rp10.969.661 menjadi Rp1.338.027, sedangkan R/C rasio meningkat dari 0,83
menjadi 0,98. Strategi bauran promosi mampu memperbaiki kinerja usaha, tetapi
usaha belum layak secara finansial karena laba masih negatif dan R/C rasio masih
dibawah 1. This study aims to analyze the implementation of the promotion mix
strategy and the changes in the financial performance of PT Lembur Hejo Indonesia
before and after its implementation. The research employed a descriptive case study
approach using observation, interviews, documentation, and a literature review. The
results show that the promotion mix was implemented through advertising, sales
promotion, personal selling, public relations, and direct marketing. Among these,
bundling, events, direct marketing through face to face interaction and WhatsApp,
and collaboration with partners and institutions contributed most significantly to
sales. As a result, the company’s losses decreased from IDR 10.969.661 to IDR
1.338.027, and the R/C ratio increased from 0,83 to 0,98. The promotion mix
strategy improved business performance, however the business is not yet financially
viable, as profits remain negative and the R/C ratio is still below 1.

