Kebijakan Kendaraan Listrik, Daya Saing, dan Determinan Ekspor Produk Elektrifikasi Indonesia
Abstract
Ekspansi industri kendaraan listrik (EV) global meningkatkan permintaan produk elektrifikasi dan membuka peluang bagi Indonesia melalui ketersediaan nikel serta kebijakan hilirisasi. Penelitian ini menganalisis perkembangan kebijakan EV di negara tujuan dan ekspor produk elektrifikasi Indonesia, daya saing ekspor, serta determinannya menggunakan RCA, EPD, X-Model, dan regresi data panel pada 10 negara tujuan utama periode 2017-2024. Hasil menunjukkan kebijakan EV di negara tujuan berkembang bervariasi dari sisi waktu dan bentuk implementasi, namun secara umum mendorong peningkatan permintaan produk elektrifikasi. Korea Selatan dan Prancis merupakan pasar optimis, sementara Amerika Serikat, China, India, Jepang, Inggris, dan Vietnam tergolong pasar potensial. PDB riil negara tujuan dan indeks RCA berhubungan positif signifikan terhadap ekspor, sedangkan nilai tukar riil dan FTA tidak signifikan, serta terdapat perbedaan signifikan ekspor sebelum-sesudah kebijakan EV dan hilirisasi. Berdasarkan temuan tersebut, pemerintah perlu memperkuat hilirisasi nikel dan mendiversifikasi ekspor ke negara berkebijakan EV agresif guna memperkuat daya saing global.

