Pengaruh Praperlakuan H2O2/NaOH dan Hidrolisis H2SO4 Encer terhadap Produksi Bioetanol dari Bungkil Inti Sawit
Date
2026Author
Afiah, Givana Indah Nurul
Farid, Muhamad
Harahap, Serarifi Elagin
Metadata
Show full item recordAbstract
Bungkil inti sawit (BIS) merupakan limbah lignoselulosa yang berpotensi sebagai bahan baku alternatif produksi bioetanol. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh waktu praperlakuan H2O2/NaOH terhadap komposisi lignoselulosa BIS, pengaruh waktu hidrolisis H2SO4 encer terhadap kadar gula
pereduksi, serta pengaruh kombinasi kondisi terbaik terhadap produksi bioetanol menggunakan Saccharomyces cerevisiae. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu praperlakuan pada waktu 10, 20, dan 30 menit; hidrolisis pada waktu 1, 2, dan 3 jam; serta fermentasi yang dipantau hingga 96 jam. Variasi waktu pada ketiga tahapan berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Praperlakuan 20 menit menghasilkan penurunan lignin terbesar (13,05%) dan kadar selulosa yang stabil (33,65%), dengan rendemen padatan 70,53%. Kadar gula pereduksi tertinggi diperoleh pada hidrolisis 3 jam (16,40 g/L), rendemen 31,99%. Kadar alkohol total tertinggi (7,36 g/L) diperoleh pada jam ke-72 fermentasi, rendemen 5,15%. Kombinasi praperlakuan 20 menit dan hidrolisis 3 jam terbukti mendukung
produksi bioetanol dan menunjukkan potensi BIS sebagai bahan baku alternatif.
Collections
- UF - Chemistry [2314]

