Analisis Pengaruh Green Bonds terhadap Produksi Energi Terbarukan di Negara-Negara Asia: Peran Kualitas Regulasi
Abstract
Transisi menuju energi bersih menjadi salah satu fokus utama pembangunan berkelanjutan di negara-negara Asia. Dalam mendukung proses tersebut, green bond berkembang sebagai instrumen keuangan hijau yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green bond terhadap produksi energi terbarukan di negara-negara Asia serta peran moderasi kualitas regulasi. Menggunakan metode regresi data panel pada 17 negara Asia periode 2018-2023, hasil menunjukkan bahwa green bond dan kualitas regulasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi energi terbarukan per kapita. Namun, interaksi antara green bond dan kualitas regulasi berpengaruh negatif signifikan, yang mengindikasikan penurunan pengaruh green bond dalam mendorong produksi energi terbarukan. Penelitian ini menyoroti pentingnya penguatan efektivitas regulasi, pengembangan pasar keuangan hijau, serta peningkatan kapasitas terpasang energi terbarukan guna mengoptimalkan peran green bond dalam mendukung transisi energi berkelanjutan di kawasan Asia. The transition toward clean energy has become one of the main focuses of sustainable development in Asian countries. To support this process, green bonds have emerged as a green financial instrument expected to increase renewable energy production capacity. This study aims to analyze the effect of green bonds on renewable energy production in Asian countries and examine the moderating role of regulatory quality. Using panel data regression on 17 Asian countries during the 2018-2023 period, the results show that green bonds and regulatory quality have a positive and significant effect on renewable energy production per capita. However, the interaction between green bonds and regulatory quality has a significant negative effect, indicating a decline in the impact of green bonds in promoting renewable energy production. This study highlights the importance of strengthening regulatory effectiveness, developing green financial markets, and increasing renewable installed capacity to optimize the role of green bonds in supporting sustainable energy transition in Asia.

