Evaluasi Dampak Lingkungan Industri Migas sebagai Dasar Pengelolaan Sumberdaya Perairan Menggunakan Matriks Leopold Modifikasi
Date
2026Author
Arsya, Aneira Syahadati
Effendi, Hefni
Yudha, Firsta Kusuma
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri minyak dan gas bumi (migas) berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan perairan akibat aktivitas konstruksi dan operasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak lingkungan kegiatan pengembangan Lapangan Gas Secanggang sebagai dasar penyusunan arahan pengelolaan sumberdaya perairan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari dokumen AMDAL, ANDAL, dan RKL-RPL yang dianalisis menggunakan Matriks Leopold Modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan jalan akses, pemasangan pipa, pemboran sumur, reklamasi, dan produksi gas merupakan aktivitas yang paling berpengaruh terhadap kualitas air, sedimentasi, perubahan garis pantai, mangrove, dan biota perairan. Evaluasi menunjukkan nilai rona lingkungan awal sebesar 77,5% (skala 4) dan kondisi lingkungan dengan proyek sebesar 35,9% (skala 2), sehingga terjadi penurunan kualitas lingkungan sebesar 41,6%. Pengelolaan lingkungan perlu diperkuat melalui pengendalian erosi dan sedimentasi, perlindungan kualitas perairan, rehabilitasi mangrove, dan pemantauan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

