Perancangan Value Stream Mapping untuk Minimasi Waste dan Peningkatan Efisiensi Produksi Botol PET 1000 ml di PT XYZ
Abstract
PT XYZ menghadapi permasalahan pada lini produksi botol PET 1000 ml
berupa tingginya reject rate pada proses Stretch Blow Molding (SBM),
penumpukan Work in Process (WIP), dan lead time produksi yang panjang.
Penelitian ini bertujuan merancang Value Stream Mapping (VSM) untuk
mengidentifikasi pemborosan dan menyusun usulan perbaikan sistem produksi.
Hasil analisis menunjukkan lead time produksi mencapai 540,32 menit dengan
Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 0,060%. Proses SBM teridentifikasi
sebagai bottleneck utama dengan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE)
sebesar 59,66% dan reject rate 9,41%. Usulan future state meliputi pengurangan
waktu aging preform, eliminasi aging botol, relokasi bahan pendukung ke area
point-of-use, dan penerapan pull system berbasis kanban. Perbaikan tersebut
diproyeksikan menurunkan lead time menjadi 120,32 menit, meningkatkan good
output hingga sekitar 13.000 botol per hari, serta memberikan potensi manfaat
finansial sebesar Rp2,8 miliar per tahun.

