Pengaruh Produktivitas Tenaga Kerja dan Determinan Lainnya terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Tahun 2017–2024
Abstract
Pertumbuhan ekonomi Indonesia belum sepenuhnya diikuti pemerataan pendapatan, sehingga ketimpangan antarprovinsi tetap menjadi tantangan meskipun produktivitas tenaga kerja meningkat. Penelitian ini menganalisis perkembangan ketimpangan dan produktivitas tenaga kerja serta pengaruh produktivitas tenaga kerja, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap ketimpangan pendapatan di 34 provinsi Indonesia periode 2017–2024. Analisis menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model. Hasil menunjukkan bahwa Rasio Gini cenderung stagnan, sedangkan produktivitas tenaga kerja meningkat tetapi belum merata antarprovinsi. Peningkatan produktivitas tenaga kerja, IPM, dan TPT menurunkan ketimpangan, sementara peningkatan kemiskinan meningkatkan ketimpangan. Hubungan TPT yang menurunkan ketimpangan mengindikasikan dominasi penyerapan tenaga kerja pada sektor informal dan pekerjaan berproduktivitas rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya pemerataan produktivitas dan pembangunan manusia serta penguatan sektor formal untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif.

