Show simple item record

dc.contributor.advisorKurniawati, Ani
dc.contributor.advisorKrisantini
dc.contributor.authorSEKALI, RESTI REYGINA BR KARO
dc.date.accessioned2026-07-29T06:24:48Z
dc.date.available2026-07-29T06:24:48Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176155
dc.description.abstractKenanga merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang bernilai ekonomi tinggi. Peningkatan produksi kenanga dapat dilakukan dengan melakukan pemupukan pupuk kandang sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dosis pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan, produksi bunga, dan hasil minyak atsiri pada dua aksesi kenanga. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan IPB pada September 2025 hingga Maret 2026 menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) Split Plot. Petak utama adalah aksesi (Kediri dan Cipanas), sedangkan anak petak adalah dosis pupuk kandang sapi (0, 0,5, 1, 1,5, dan 2 kg per tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik (aksesi) lebih dominan dalam mempengaruhi keragaan tanaman dibandingkan pemupukan. Aksesi Cipanas secara konsisten menunjukkan pertumbuhan vegetatif yang lebih serta produksi bunga yang lebih tinggi dibandingkan aksesi Kediri. Interaksi antara aksesi dan pupuk kandang memberikan pengaruh nyata pada jumlah dan bobot bunga di bulan Desember, dengan dosis 2 kg per tanaman memberikan hasil tertinggi pada aksesi Cipanas. Kandungan senyawa utama pada minyak atsiri aksesi Kediri yaitu caryophyllene sebesar 15-17% dan aksesi Cipanas yaitu linalool sebesar 20-23,5%. Nilai Efektivitas Agronomi Relatif (EAR) tertinggi dicapai pada dosis 2 kg per tanaman.
dc.description.abstractKenanga (Cananga) is an essential oil-producing plant of high economic value. One way to increase cananga production is by applying cow manure. This study aimed to determine the effect of cow manure dosage on the growth, flower production, and essential oil yield of two kenanga accessions. The research was conducted at the Cikabayan Experimental Station, IPB University, from September 2025 to March 2026, using a split-plot design. The main plots consisted of accessions (Kediri and Cipanas), while the subplots consisted of cow manure dosages (0, 0.5, 1, 1.5, and 2 kg per plant). The results showed that genetic factors, represented by accession, had a greater influence on plant performance than fertilization. The Cipanas accession consistently showed better vegetative growth and higher flower production than the Kediri accession. The interaction between accession and cow manure significantly affected flower number and weight in December, with a dosage of 2 kg per plant yielding the highest yield in the Cipanas accession. The main compound content in the essential oil of the Kediri accession is caryophyllene (15-17%), and in the Cipanas accession, it is linalool (20-23,5%). The highest Relative Agronomic Effectiveness (RAE) value was obtained at a dosage of 2 kg per plant.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeningkatkan Produksi Bunga dan Minyak Kenanga (Cananga odorata) dengan Pemberian Pupuk Kandang Sapiid
dc.title.alternativeIncreasing Flower and Oil Production of Kenanga (Cananga odorata) through the Application Cow Manure.
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbobot bungaid
dc.subject.keywordjumlah bungaid
dc.subject.keywordprofil minyakid
dc.subject.keywordrendemenid
dc.subject.keywordwarna minyakid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record