Perbandingan Performa Model ARIMA dan GRU dalam Peramalan Nilai Ekspor Crude Palm Oil Indonesia
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
AKMAL, DAVID FAUZAN
Angraini, Yenni
Sartono, Bagus
Metadata
Show full item recordAbstract
Crude Palm Oil (CPO) merupakan komoditas ekspor utama Indonesia yang berperan penting dalam menghasilkan devisa dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, nilai ekspor CPO cenderung berfluktuasi akibat kondisi ekonomi global, harga komoditas, dan kebijakan pemerintah. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Gated Recurrent Unit (GRU) dalam peramalan nilai ekspor CPO Indonesia. Data yang digunakan berupa nilai ekspor CPO bulanan April 1998 hingga Desember 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Periode pengamatan dibagi menjadi tiga, yaitu pra-krisis finansial global, terdampak krisis finansial global, dan pasca-krisis finansial global. Performa model dievaluasi menggunakan Symmetric Mean Absolute Percentage Error (SMAPE) pada agregasi kuartalan data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode pra-krisis, model ARIMA (0,1,1) menghasilkan performa terbaik dengan nilai SMAPE 14,48%, sedangkan model GRU menghasilkan SMAPE 17,18%. Pada periode terdampak krisis, model ARIMA (0,1,1) kembali memberikan performa terbaik dengan nilai SMAPE 17,09%, sedangkan model GRU menghasilkan SMAPE 19,08%. Sementara itu, pada periode pasca-krisis, model GRU menghasilkan performa terbaik dengan nilai SMAPE 28,90%, sedangkan model ARIMA (3,1,0) menghasilkan SMAPE 37,22%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu model yang secara konsisten memberikan performa terbaik pada seluruh periode pengamatan. Performa model bergantung pada karakteristik data yang dihadapi.

