| dc.description.abstract | Rumah tangga nelayan di Dusun Seturi bergantung pada hasil tangkapan
suami sehingga rentan terhadap ketidakstabilan ekonomi. Kondisi tersebut
mendorong wanita nelayan menjalankan peran ganda dalam kegiatan domestik
dan ekonomi untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, meskipun masih
menghadapi keterbatasan modal dan ketergantungan pada pendapatan suami.
Penelitian ini bertujuan menentukan peran gender, potensi ekonomi, serta faktor
yang memengaruhi kesejahteraan wanita nelayan. Penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Dari 170 rumah tangga
nelayan diperoleh 63 responden wanita nelayan berdasarkan rumus Slovin. Data
dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan data sekunder, kemudian
dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif, deskriptif komparatif, dan regresi
linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita nelayan sangat
berperan dalam rumah tangga dengan bobot 86%. Curahan waktu terbesar
dialokasikan untuk kegiatan domestik sebesar 41%, ekonomi 18%, dan sosial 4%.
Kontribusi pendapatan wanita nelayan berkisar 41–61% dan termasuk kategori
sedang hingga tinggi. Hasil regresi menunjukkan nilai R² sebesar 38,5%, dengan
peran gender sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi kesejahteraan
wanita nelayan. Sementara itu, kepuasan hidup tidak berpengaruh signifikan dan
pengetahuan berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan. Diperlukan
pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan dan pemanfaatan teknologi, serta
penelitian lanjutan mengenai faktor lain yang memengaruhi kesejahteraan wanita
nelayan. | |