Show simple item record

dc.contributor.advisorMasyud, Burhanuddin
dc.contributor.authorGUNARA, NESTA SURYA
dc.date.accessioned2026-07-24T07:08:57Z
dc.date.available2026-07-24T07:08:57Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175748
dc.description.abstractIndonesia kaya akan keanekaragaman hayati, salah satunya adalah capung (Odonata). Secara taksonomi, serangga ini dikelompokkan ke dalam dua subordo utama, yakni Anisoptera yang dikenal sebagai capung biasa, dan Zygoptera yang disebut capung jarum. Tujuan proyek akhir ini yaitu mengidentifikasi jenis dan tipe habitat capung yang dapat ditemukan di Jalur Pendakian Cidahu, TNGHS. Metode pengumpulan pengambilan data capung menggunakan teknik transek. Berdasarkan hasil pengamatan, ditemukan sebanyak 211 individu capung yang mencakup 15 spesies dari 6 famili di Jalur Pendakian Cidahu, TNGHS yang tersebar di dua tipe habitat pada ketinggian 875-1.396 mdpl. Nilai indeks keanekaragaman (H’) sebesar 2,22 yang termasuk dalam kategori sedang, sementara indeks kemerataan jenisnya (E) mencapai 0,82 yang dikategorikan tinggi. Hasil dari Indeks Dominasi (D) adalah 0,14 penyebaran rendah. Program ekowisata capung di Jalur Pendakian Cidahu, TNGHS dirancang dua program, tingkat SD dan tingkat SMP dan SMA dengan tema edukasi dan rekreasi dengan judul “JECAP” (Jelajah Edukasi Capung untuk Pelajar), dengan kegiatan utama yaitu pengamatan capung.
dc.description.abstractIndonesia is one of the world's megabiodiversity countries, with dragonflies (Order Odonata) representing an important component of its insect diversity. Taxonomically, dragonflies are classified into two main suborders: Anisoptera (true dragonflies) and Zygoptera (damselflies). This final project aimed to identify the dragonfly species and habitat types found along the Cidahu Hiking Trail in Gunung Halimun Salak National Park (TNGHS). Dragonfly data were collected using the transect method. The survey recorded a total of 211 dragonfly individuals representing 15 species from 6 families distributed across two habitat types at elevations ranging from 875 to 1,396 m above sea level. The ecological analysis produced a Shannon–Wiener diversity index (H') of 2.22, indicating moderate species diversity, an evenness index (E) of 0.82, indicating high species evenness, and a dominance index (D) of 0.14, indicating low species dominance. Based on these findings, two dragonfly ecotourism programs were developed for the Cidahu Hiking Trail, TNGHS, targeting elementary school students and junior–senior high school students. The programs, entitled “JECAP” (Dragonfly Educational Exploration for Students), combine educational and recreational activities, with dragonfly observation as the main activity.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerencanaan Ekowisata Capung di Jalur Pendakian Cidahu Taman Nasional Gunung Halimun Salak Kabupaten Sukabumi Jawa Baratid
dc.title.alternativeDragonfly Ecotourism Planning on the Cidahu Hiking Trail, Gunung Halimun Salak National Park, Sukabumi Regency, West Java
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordEcotourismid
dc.subject.keywordHabitatid
dc.subject.keywordDragonfly Diversityid
dc.subject.keywordCidahu Hiking Trailid
dc.subject.keywordGunung Halimun Salak National Parkid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record