Show simple item record

dc.contributor.advisorLatif, Alfa Taufan
dc.contributor.advisorFachrurrizal, Fikry
dc.contributor.authorARSY, SITI AINUN
dc.date.accessioned2026-07-24T04:46:03Z
dc.date.available2026-07-24T04:46:03Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175718
dc.description.abstractTransformasi media sosial menuntut institusi publik maupun korporasi untuk mengubah pola komunikasinya dari format yang kaku menjadi lebih interaktif. Akun Instagram resmi @pln.iconplus menghadapi tantangan berupa gaya penulisan naskah video Reels yang semula bersifat kaku, formal, dan birokratis. Pendekatan komunikasi yang terlalu berfokus pada fitur teknis tersebut berdampak pada rendahnya tingkat keterikatan audiens dan penurunan drastis jumlah penonton pada detik-detik awal penayangan video. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan restrukturisasi draf naskah penulisan menggunakan formula komunikasi digital modern guna menggeser persepsi instansi menjadi entitas yang adaptif. Proyek akhir ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi proses transformasi penulisan naskah video pendek Reels Instagram @pln.iconplus dari format formal menjadi narasi digital yang dinamis. Proyek ini juga bertujuan untuk menganalisis efektivitas perubahan gaya penulisan terhadap metrik performa digital serta dampaknya dalam memperkuat citra perusahaan sebagai badan usaha milik negara yang modern di mata generasi muda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui praktik kerja langsung sebagai penulis naskah konten kreatif di PT PLN Icon Plus. Strategi penyusunan naskah dikembangkan dengan mengintegrasikan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) sebagai kerangka kerja operasional, yang dikombinasikan dengan pendekatan teoritis Stimulus-Organism-Response. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan mengamati kurva data kinerja organik harian melalui fitur analitik bawaan pada platform Instagram. Implementasi model AISAS sukses mengubah struktur narasi secara taktis melalui penempatan hook verbal pada tiga detik pertama, gaya bahasa tutur yang kasual, ruang tanya pemicu pencarian informasi, instruksi ajakan yang persuasif, serta penyisipan nilai hiburan. Evaluasi data analitik secara faktual mencatat lonjakan kurva performa yang signifikan pada aspek retensi durasi tonton awal, jangkauan akun, jumlah tanda suka, komentar, penyimpanan konten, hingga penyebaran pesan. Sebaliknya, konten konvensional terdahulu menunjukkan penurunan penonton yang curam dan interaksi yang stagnan. Perpaduan taktis ini membuktikan secara teoretis bahwa stimulus audio-visual yang dirancang presisi berhasil mengintervensi aspek kognitif dan afektif audiens, sehingga memicu respons aktif yang secara strategis memperkuat citra perusahaan menjadi lebih solutif, modern, dan relevan di ruang publik digital.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleImplentasi Model AISAS dalam Penulisan Naskah Reels pada Instagram @pln.iconplusid
dc.title.alternativeImplementation of the AISAS Model in Writing Reels Scripts on Instagram @pln.iconplus
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordModel AISASid
dc.subject.keywordNaskah Videoid
dc.subject.keywordreels Instagramid
dc.subject.keywordteori S-O-Rid
dc.subject.keywordEngagement Rateid
dc.subtypeCase Studies


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record