Potensi Bahaya pada Instalasi Kelistrikan Kapal Bouke ami 30 GT di Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
DEWI, SABRINA ANGGITA
Yuwandana, Dwi Putra
Purwangka, Fis
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebakaran kapal ikan masih jadi ancaman nyata di pelabuhan Indonesia termasuk insiden PPN Muara Angke pada tanggal 20 November 2025. Kapal bouke ami 30 GT mengandalkan 15-30 lampu dengan daya masing – masing sebesar 500-1.500 watt untuk menangkap ikan, sehingga instalasi listrik jadi faktor keselamatan yang sangat penting pada kapal bouke ami 30 GT. Penelitian ini mengukur kesesuaian instalasi listrik kapal terhadap pedoman BKI 2023 lewat observasi lapang dan wawancara kapten kapal pada bulan Januari - Februari 2026 yang hasilnya dianalisis menggunakan gap analysis. Hasil penelitian menunjukkan kondisi umum mendapatkan nilai implementasi sebesar 65,6% artinya kebijakan kurang konsisten, sementara instalasi listrik dengan nilai sebesar 76,25% artinya implementasi sudah cukup baik. Empat masalah kritis dengan gap 1,00: tanpa key plan listrik, posisi sumber tenaga jauh dari panel utama, komponen non-marine, dan tanpa sistem grounding. Penangkal petir dan penyekat kabel kedap air sangat minim dengan nilai 9,38% dan 15,63%. Instalasi listrik lebih banyak mengikuti kebiasaan teknisi ketimbang perencanaan teknis. Fishing vessel fires remain a real threat at Indonesian ports, including the incident at PPN Muara Angke on November 20, 2025. The 30 GT bouke ami vessel relies on 15–30 lamps, each rated at 500–1,500 watts, for fishing, making the electrical installation an especially critical safety factor on the 30 GT bouke ami vessel. This study measured how well the vessel's electrical installation complies with the BKI 2023 guidelines through field observation and interviews with vessel captains during January–February 2026, with the results analyzed using gap analysis. The findings show the general condition scored an implementation value of 65.6%, meaning policy application is inconsistent, while the electrical installation scored 76.25%, meaning implementation is fairly good. Four critical issues showed a gap of 1.00: absence of an electrical key plan, a power source positioned far from the main panel, use of non-marine components, and absence of a grounding system. Lightning protection and waterproof cable sealing were severely lacking, at only 9.38% and 15.63% respectively. The electrical installation follows technicians' habits more than structured technical planning.

