| dc.description.abstract | Ilham Bimar. Pengelolaan Perikanan Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis Bleeker, 1852) Berbasis Kearifan Lokal Pada Alahan Di Danau Singkarak, Sumatera Barat. Dibimbing oleh YONVITNER, TARYONO, dan HENDRA KUSUMA.
Ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) merupakan ikan endemik Danau Singkarak yang memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat sekitar. Namun, penurunan hasil tangkapan dan populasi ikan bilih menunjukkan adanya tekanan terhadap keberlanjutan sumber daya tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pengelolaan ikan bilih berbasis kearifan lokal, mengkaji dampak penggunaan metode alahan, serta merumuskan strategi pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan di Danau Singkarak, Sumatera Barat, pada Oktober–November 2025 menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alahan merupakan sistem penangkapan tradisional yang memanfaatkan jalur ruaya ikan bilih dan masih dipertahankan sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat. Namun, praktik ini belum sepenuhnya mendukung keberlanjutan karena masih ditemukan penggunaan alat tambahan yang tidak ramah lingkungan, seperti setrum dan bahan pelumpuh. Hasil analisis menunjukkan dominasi ikan matang gonad (TKG IV) pada hasil tangkapan, yang mengindikasikan tingginya penangkapan ikan yang siap memijah dan berpotensi mengganggu regenerasi populasi. Strategi pengelolaan yang direkomendasikan meliputi penguatan kelembagaan adat, pengaturan musim dan zona penangkapan, pelarangan alat tangkap destruktif, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan sumber daya perikanan. | |