Show simple item record

dc.contributor.advisorSuprayudi, Muhammad Agus
dc.contributor.advisorJusadi, Dedi
dc.contributor.advisorFauzi, Ichsan Achmad
dc.contributor.authorBaruna, Hijriyah Melati
dc.date.accessioned2026-07-23T02:35:32Z
dc.date.available2026-07-23T02:35:32Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175546
dc.description.abstractIkan nila merupakan jenis ikan air tawar yang sudah banyak dibudidayakan secara luas. Pertumbuhan ikan nila sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pakan. Pakan menjadi sumber utama nutrien bagi ikan dan harus tercukupi jumlahnya. Kekurangan nutrien dalam komposisi pakan dapat berdampak pada pertumbuhan yang menjadi terhambat dan terganggunya kesehatan. Salah satu nutrien yang perlu diperhatikan dalam pakan adalah mineral. Zat besi (Fe) merupakan makromineral yang berperan penting dalam metabolisme energi termasuk kofaktor berbagai enzim. Peran Fe sebagai pembentuk hemoglobin berkaitan dengan kemampuan dalam transpor oksigen di dalam tubuh ikan sehingga respirasi sel dalam mitokondria dapat bekerja maksimal untuk mendukung pertumbuhan dan aktivitas tubuh lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dosis optimum Fe organik yang dibutuhkan terhadap kinerja pertumbuhan dan kesehatan ikan nila. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan pakan, yaitu pakan dengan suplementasi Fe dosis 0, 50, 100, 200 dan 400 mg kg-1 pakan dengan masing-masing tiga ulangan. Ikan nila dipelihara di dalam akuarium berukuran 50x50x40 cm dengan kepadatan ikan 10 ekor per akuarium dan tinggi air 30 cm (volume air 75 L). Bobot rata-rata awal individu 10,76±0,00 g yang dipelihara selama 60 hari dengan frekuensi pemberian pakan tiga kali sehari yaitu pukul 08.00, 12.00 dan 17.00 secara at satiation. Pada pemeliharaan hari ke-15, 30 dan 45 dilakukan sensus penimbangan ikan. Setelah pemeliharaan dengan pakan perlakuan, dua ekor ikan nila dari setiap akuarium dilakukan uji paparan udara. Ikan nila dipaparkan ke udara dengan diangkat menggunakan jaring selama 3 menit untuk mengukur respons antioksidan dan kadar MDA. Parameter yang dievaluasi dalam penelitian ini antara lain histopatologi organ (usus dan hati), status kesehatan (jumlah sel darah merah, hemoglobin, hematokrit, respiratory burst dan aktivitas lisozim), konsentrasi transferrin, respons antioksidan (superoxide dismutase dan catalase), kadar malondialdehyde, hepatosomatik indeks, kinerja pertumbuhan (tingkat kelangsungan hidup, jumlah konsumsi pakan, rasio konversi pakan, laju pertumbuhan spesifik, retensi protein dan retensi lemak). Data hasil penelitian diuji normalitas dan homogenitas sebelum dilakukan analisis ragam (ANOVA). Hasil yang menunjukkan perbedaan nyata di ANOVA, selanjutnya dilakukan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan histopatologi usus ikan nila dengan perlakuan Fe 50, 100 dan 200 mg kg-1 pakan memberikan nilai luas area penyerapan yang lebih baik dibandingkan perlakuan Fe dosis 0 dan 400 mg kg-1 pakan. Hasil histopatologi hati menunjukkan tanda-tanda kerusakan berupa vakuolisasi pada sel hepatosit ikan nila yang diberi suplementasi Fe dosis 400 mg kg-1 pakan. Berdasarkan status kesehatan, suplementasi Fe tidak berpengaruh terhadap jumlah sel darah merah, hemoglobin, hematokrit dan konsentrasi transferrin. Namun, berpengaruh signifikan terhadap respiratory burst dan aktivitas lisozim (P<0,05). Respons antioksidan dan kadar MDA yang diukur pada ikan nila yang diberikan uji paparan udara menunjukkan perlakuan dosis 100 dan 200 mg kg-1 pakan memberikan respons terbaik yang ditandai dengan nilai SOD dan CAT yang meningkat serta nilai MDA yang menurun. Hasil penelitian ini menunjukkan penambahan Fe sebesar 100 mg kg-1 pakan memberikan nilai laju pertumbuhan spesifik dan rasio konversi pakan terbaik. Kesimpulan yang diperoleh, dosis suplementasi Fe organik yang dapat meningkatkan kinerja pertumbuhan dan kesehatan ikan nila adalah 100 mg kg-1 pakan.
dc.description.abstractTilapia is a species of freshwater fish that is widely farmed. Tilapia growth is greatly influenced by feed availability. Feed is the primary source of nutrients for fish and must be provided in sufficient quantities. Nutrient deficiencies in the feed composition can lead to stunted growth and health problems. One nutrient that requires attention in feed is minerals. Iron (Fe) is a macromineral that plays a crucial role in energy metabolism, including as a cofactor for various enzymes. Iron's role in hemoglobin formation is linked to its ability to transport oxygen within the fish's body, enabling cellular respiration in the mitochondria to function optimally to support growth and other bodily activities. This study aims to evaluate the optimal dose of organic iron required for the growth and health of tilapia. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) consisting of five feed treatments feed supplemented with Fe at doses of 0, 50, 100, 200, and 400 mg kg?¹ of feed, each with three replicates. Tilapia were reared in 50 × 50 × 40 cm aquariums at a stocking density of 10 fish per aquarium and a water depth of 30 cm (water volume 75 L). The average initial weight of the fish was 10.76 ± 0.00 g. The fish were reared for 60 days and fed three times daily at 8:00 AM, 12:00 PM, and 5:00 PM until satiation. Fish weighing and counts were conducted on days 15, 30, and 45 of the rearing period. After the rearing period with the treatment diets, two tilapia from each aquarium were subjected to an air exposure test. The tilapia were exposed to air by being lifted out of the water using a net for 3 minutes to measure their antioxidant response. The parameters evaluated in this study included organ histopatology (intestine and liver), health status (red blood cell count, hemoglobin, hematocrit, respiratory burst, and lysozyme activity), transferrin concentration, antioxidant response (superoxide dismutase, catalase, and malondialdehyde), the hepatosomatic index, and growth performance (survival rate, feed intake, feed conversion ratio, specific growth rate, protein retention, and lipid retention). The research data were tested for normality and homogeneity before analysis of variance (ANOVA) was performed. Results showing significant differences in the ANOVA were subsequently subjected to Duncan’s post-hoc test. The results showed that the intestinal histopatology of tilapia treated with Fe at doses of 50, 100, and 200 mg kg?¹ of feed exhibited a larger absorption area compared to those treated with Fe at doses of 0 and 400 mg kg?¹ of feed. Liver histopatology results showed signs of damage in the form of vacuolization in the hepatocytes of tilapia supplemented with 400 mg Fe/kg of feed. Based on health status, Fe supplementation had no effect on red blood cell count, hemoglobin, hematocrit, or transferrin concentration. However, it had a significant effect on respiratory burst and lysozyme activity (P<0.05). The antioxidant response measured in tilapia subjected to an air exposure test showed that the 100 and 200 mg kg?¹ feed dose treatments produced the best response, characterized by increased SOD and CAT levels and decreased MDA levels. The results of this study indicate that adding 100 mg kg?¹ of iron to the diet yields the best specific growth rate and feed conversion ratio. The conclusion drawn is that the optimal dose of organic iron supplementation to improve growth performance and health in tilapia is 100 mg kg?¹ of feed.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEvaluasi Pemberian Fe Organik pada Pakan terhadap Kinerja Pertumbuhan dan Kesehatan Ikan Nila Oreochromis niloticusid
dc.title.alternativeEvaluation of Organic Iron Supplementation in Feed on the Growth Performance and Health of Oreochromis niloticus Tilapia
dc.typeTesis
dc.subject.keywordFe organikid
dc.subject.keywordikan nilaid
dc.subject.keywordkesehatanid
dc.subject.keywordpertumbuhanid
dc.subject.keywordrespons antioksidanid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record