| dc.description.abstract | Transformasi digital menempatkan media sosial sebagai sarana utama
komunikasi promosi, dan digital campaign melalui konten video kreatif menjadi
pendekatan efektif untuk membangun brand awareness serta brand positioning,
namun The Sounds Project & Co menghadapi kesenjangan berupa belum
optimalnya awareness, dan positioning komunitas TSP Squad di Instagram karena
konten yang ada masih berupa feeds belum ada konten berformat video yang dapat
merepresentasikan nilai, peran, dan sisi personal anggotanya; oleh karena itu
proyek Video Interview Crew Call dirancang sebagai solusi yang bertujuan
menerapkan strategi creative director dalam perencanaan dan produksi konten
sekaligus mengimplementasikan teori Brand Identity Prism pada hasilnya. Proyek
dilaksanakan di kantor The Sounds Project & Co, Jakarta Selatan, pada Maret
hingga Juni 2026 dengan metode Multimedia Development Life Cycle enam tahap
(concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution) yang
menempatkan creative director sebagai pengarah utama, serta menghasilkan luaran
empat konten reels Instagram berdurasi sekitar tiga menit.
Hasil menunjukkan creative director bekerja secara terstruktur, mulai dari
merumuskan konsep dan judul “Crew Call”, menyusun moodboard, visual
treatment, shot list, set design, serta alur pertanyaan bersama videografer, editor,
dan scriptwriter, menyiapkan produksi dengan empat narasumber dari unsur
komunitas, vendor, volunteer, dan tim dokumentasi melalui pengambilan A-roll
dan B-roll dua sudut kamera, hingga mengarahkan teknik editing offline dan online
editing, penyesuaian script, internal screening, dan stakeholder review sebelum
konten dipublikasikan terjadwal di Instagram Reels. Implementasi teori Brand
Identity Prism terlihat pada keenam dimensinya, yaitu physique melalui warm tone
oranye dan kuning, three-point lighting, dan ritme editing cepat; personality
melalui wawancara santai non-formal dan segmen permainan Crew Answer; culture
melalui pertanyaan yang mengangkat nilai kolaborasi, apresiasi, dan kebersamaan;
relationship melalui storytelling personal alih-alih promosi langsung; serta
reflection dan self-image melalui pemilihan narasumber yang relevan dengan target
audiens. Hasil pelaksanaan proyek menunjukkan bahwa creative director memiliki
peran strategis dalam menjaga konsistensi konsep, visual, narasi, dan identitas
merek pada setiap tahapan produksi. peran creative director terbukti tidak hanya
artistik tetapi juga strategis dalam menjaga konsistensi konsep, narasi, dan visual.
Melalui Video Interview segmen “Crew Call”, TSP Squad berhasil memperoleh
media komunikasi yang lebih representatif untuk memperkenalkan identitas
komunitas, membangun kedekatan emosional dengan audiens, serta memperkuat
positioning sebagai komunitas kreatif dalam ekosistem digital The Sounds Project. | |