Karakterisasi dan Pengujian Aktivitas Enzim Ligninase Cendawan Tanah dari Area Penambangan Emas di Tapanuli Selatan
Date
2026Author
YAHYA, CHESA DEVI AKSA
Putra, Ivan Permana
Rachmania, Nisa
Metadata
Show full item recordAbstract
Lahan pascatambang emas memiliki kondisi lingkungan yang ekstrem,
seperti pH tanah rendah, kandungan bahan organik dan unsur hara yang minim, serta tingginya akumulasi biomassa lignoselulosa yang sulit terdegradasi akibat kompleksitas struktur lignin. Kondisi tersebut menyebabkan proses dekomposisi bahan organik berlangsung lambat sehingga menghambat pemulihan kesuburan tanah dan keberhasilan
rehabilitasi lahan. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi cendawan tanah asal area yang tidak ditambang lagi di penambangan emas di Sumatera Utara yang berpotensi menghasilkan enzim ligninase. Isolasi dan skrining dilakukan menggunakan metode Bavendamm pada media PDA asam tanat. Isolat potensial kemudian dikarakterisasi secara makroskopis dan mikroskopis, diuji aktivitas hemolisisnya, serta dianalisis aktivitas enzim ligninase, yang meliputi lakase, lignin peroksidase (LiP), dan mangan peroksidase (MnP). Hasil penelitian menunjukkan diperoleh sembilan isolat cendawan dengan empat isolat memiliki aktivitas ligninase kuat. Berdasarkan karakterisasi morfologi, isolat teridentifikasi memiliki kemiripan dengan genus Penicillium, Rhizoctonia, Acremonium, Acrophialophora, Cadophora, dan Neopestalotiopsis. Hasil uji hemolisis menunjukkan hanya isolat TSUCL 2D yang bersifat ?-hemolisis sehingga dipilih untuk analisis lanjutan. Aktivitas enzim tertinggi diperoleh pada hari ke-9 inkubasi dengan aktivitas spesifik tertinggi LiP sebesar 4,699 U/mg. Aktivitas optimum lakase, LiP, dan MnP masing-masing diperoleh pada pH 4, 5, dan 6, sedangkan suhu optimum pada rentang 30–50°C.
Isolat TSUCL 2D berpotensi dimanfaatkan sebagai agen biodekomposer pada lahan pascatambang emas.
Collections
- UF - Biology [2453]

