IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Undergraduate Final Assignments
      • UF - Faculty of Economics and Management
      • UF - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Undergraduate Final Assignments
      • UF - Faculty of Economics and Management
      • UF - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perbandingan Kelayakan Usahatani Lada Putih Pola Tanam Monokultur dan Tumpang Sari di Bangka Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (459.2Kb)
      Fulltext (3.147Mb)
      Lampiran (3.569Mb)
      Date
      2026
      Author
      HANIFAH, DEVANY
      Sapanli, Kastana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lada putih (Piper nigrum L.) merupakan komoditas perkebunan bersejarah yang menjadi komoditas ekspor unggulan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Namun isu empiris yang ditemukan, usahatani lada putih pada sentra penghasilnya (Kabupaten Bangka Selatan) mulai ditinggalkan oleh para petani. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan (1) status kelayakan usahatani lada putih dengan pola tanam monokultur; (2) status kelayakan usahatani lada putih dengan pola tanam tumpang sari. Penelitian ini menggunakan analisis kelayakan finansial, analisis switching value, dan kelayakan aspek non finansial. Hasil penelitian menunjukkan usahatani lada putih, baik dengan pola tanam monokultur atau tumpang sari, secara finansial layak untuk dijalankan. Usahatani lada putih akan bertahan jika harga jual lada per kg bernilai Rp66.130 (monokultur) atau Rp34.767,4 (tumpang sari). Ketahanan usahatani lada putih akan penurunan produktivitas tanaman adalah maksimal 33,57% (monokultur) atau 70% (tumpang sari). Secara non finansial, usahatani lada putih belum layak untuk dijalankan. Maka usahatani lada putih di Bangka Selatan membutuhkan evaluasi pada aspek non finansialnya, untuk mendukung dan mempertahankan status kelayakan finansial.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175384
      Collections
      • UF - Resources and Environmental Economic [2447]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository