| dc.description.abstract | Ikan layur merupakan komoditas perikanan utama di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh penanganan sejak penangkapan hingga pengolahan di Unit Pengolahan Ikan (UPI). Penanganan ikan di PPN Palabuhanratu masih dilakukan secara sederhana, terutama karena keterbatasan es untuk menjaga rantai dingin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan alur penanganan ikan layur dari hulu hingga hilir, menilai kesesuaian prinsip CPIB, dan menggambarkan risiko penurunan mutu. Penelitian dilakukan di Dermaga 2 PPN Palabuhanratu dan UPI CV. BJS menggunakan metode studi kasus dengan observasi, wawancara, dan kuesioner. Alur penanganan meliputi pembongkaran hasil tangkapan, penimbangan, pengangkutan dengan box fiber berisi es, penerimaan bahan baku, penyortiran, pencucian, hingga pengolahan awal. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat ketidaksesuaian minor pada pengendalian rantai dingin, sanitasi alat, dan kesehatan pekerja. Analisis risiko menunjukkan 5 kategori extreme, 3 high, 2 medium, dan 2 low. | |