Evaluasi Efektivitas Salep Kimia dan Herbal dalam Uji Klinis Kasus Skabies pada Kucing Liar di BBPKH Cinagara
| dc.contributor.advisor | Anggraeni, Henny Endah | |
| dc.contributor.author | Nursyifa, Wanda | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-16T07:15:06Z | |
| dc.date.available | 2026-07-16T07:15:06Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174875 | |
| dc.description.abstract | Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi Sarcoptes scabiei dan sering ditemukan pada kucing liar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas salep kimia dan salep herbal dalam penyembuhan skabies pada kucing. Penelitian dilakukan di BBPKH Cinagara menggunakan 8 ekor kucing jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Parameter yang diamati adalah ukuran crusting (penurunan luas) dan hasil pemeriksaan skin scraping selama masa pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu persembuhan menggunakan salep kimia terjadi pada hari ke-5, waktu persembuhan menggunakan salep herbal terjadi pada hari ke-10. Tingkat kesembuhan tidak hanya ditunjukkan secara klinis (penurunan luas crusting) tetapi didukung oleh hasil pemeriksaan skin scraping yang menunjukkan tidak ditemukannya tungau Sarcoptes scabiei setelah pengobatan. Persembuhan menggunakan salep kimia lebih cepat dibandingkan dengan persembuhan menggunakan salep herbal. | |
| dc.description.abstract | Scabies is a skin disease caused by infestation of Sarcoptes scabiei and is commonly found in stray cats. This study aimed to evaluate the effectiveness of chemical ointment and herbal ointment in treating scabies in cats. The study was conducted at BBPKH Cinagara using 8 male cats divided into control and treatment groups. The parameters observed were crusting size (widespread decline) and skin scraping examination results throughout the treatment period. The results showed that recovery using chemical ointment occurred on day 5, while recovery using herbal ointment occurred on day 10. Recovery was assessed not only clinically through the reduction of crusting, but also confirmed by skin scraping examination results, which showed the absence of Sarcoptes scabiei mites following treatment. Recovery using chemical ointment was faster compared to that achieved with herbal ointment. | |
| dc.description.sponsorship | ||
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Evaluasi Efektivitas Salep Kimia dan Herbal dalam Uji Klinis Kasus Skabies pada Kucing Liar di BBPKH Cinagara | id |
| dc.title.alternative | ||
| dc.type | Tugas Akhir | |
| dc.subject.keyword | cats | id |
| dc.subject.keyword | sarcoptes scabiei | id |
| dc.subject.keyword | herbal ointment | id |
| dc.subject.keyword | chemical ointment | id |
| dc.subject.keyword | scabiei | id |
| dc.subtype | Case Studies |

