Strategi Pengembangan Fungsi Wisata di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan Cirebon Jawa Barat
Date
2026Author
Fadhilah, Nazara Nur
Solihin, Iin
Yuwandana, Dwi Putra
Metadata
Show full item recordAbstract
Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan di Kota Cirebon memiliki potensi sebagai destinasi wisata berbasis aktivitas kepelabuhanan, namun fungsi wisata di kawasan tersebut belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengunjung terhadap aktivitas wisata, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi pengembangan fungsi wisata di PPN Kejawanan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert kepada 83 responden yang terdiri atas pengunjung, nelayan, dan pegawai PPN Kejawanan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling, serta dilengkapi dengan observasi lapangan dan wawancara. Data analisis secara deskriptif kuantitatif dan menggunakan analisis SWOT melalui matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Factor Analysis Summary (EFAS). Hasil penelitian menunjukkan persepsi pengunjung terhadap aktivitas wisata secara keseluruhan berada dalam kategori sangat baik. Analisis IFAS menghasilkan skor 2,92 dan EFAS sebesar 2,80 menempatkan kawasan pada kuadran I yaitu strategi agresif. Strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi pengembangan daya tarik wisata bahari, optimalisasi aksesibilitas dan keamanan untuk mendukung wisata edukatif berbasis aktivitas pelabuhan, serta penguatan budaya lokal. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya integrasi fungsi pelabuhan perikanan dengan wisata secara terencana dan berkelanjutan. The Kejawanan Nusantara Fisheries Port (PPN) in Cirebon City has the potential to become a port-based tourist destination, but the area's tourism function has not been optimally developed. This study aims to determine visitor perceptions of tourism activities, identify supporting and inhibiting factors, and formulate strategies for developing tourism functions at the Kejawanan PPN. Data collection was conducted through a Likert-scale questionnaire to 83 respondents consisting of visitors, fishermen, and PPN Kejawanan employees. Sampling used purposive sampling and accidental sampling techniques, supplemented by field observations and interviews. Data analysis was descriptive quantitative and used a SWOT analysis using the Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS) matrices. The results showed that visitor perceptions of tourism activities were generally in the very good category. The IFAS analysis produced a score of 2,92 and EFAS of 2,80 placing the area in quadrant I, namely aggressive strategies. Recommended priority strategies include developing marine tourism attractions, optimizing accessibility and security to support educational tourism based on port activities, and strengthening local culture. This finding implies the importance of integrating the function of fishing ports with tourism in a planned and sustainable manner.

