| dc.description.abstract | Perubahan iklim menjadi tantangan nyata yang berdampak signifikan terhadap sektor perikanan, khususnya nelayan tangkap tradisional di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis karakteristik perikanan tangkap skala kecil dalam konteks perubahan iklim di wilayah pesisir Kecamatan Cisolok; (2) menganalisis Socio-Ecological Vulnerability (SEV) nelayan tangkap tradisional di wilayah pesisir Kecamatan Cisolok terhadap perubahan iklim berdasarkan exposure, sensitivity, dan adaptive capacity; serta (3) menyusun strategi pengelolaan perikanan untuk mengatasi kerentanan nelayan tangkap tradisional terhadap perubahan iklim di wilayah pesisir Kecamatan Cisolok. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini melalui pendekatan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif, Social-Ecological Vulnerability Index (SEVI), serta Analytical Hierarchy Process (AHP). Karakteristik perikanan tangkap skala kecil di wilayah pesisir Kecamatan Cisolok menunjukkan ketergantungan yang tinggi terhadap kondisi lingkungan perairan, baik pada sisi ekologi, sosial, teknis usaha tangkap, maupun ekonomi. Pada analisis SEV, tingkat kerentanan nelayan tangkap tradisional di wilayah pesisir Kecamatan Cisolok terhadap perubahan iklim berada pada kategori sangat tinggi, yaitu nilai indeks berada pada angka 0,86. Berdasarkan hasil perhitungan AHP, diprioritaskan pada strategi pembangunan kembali PPI dengan penguatan sistem pengelolaan dan penyediaan sarana pendukung (0,47364). | |