Biokonversi Limbah Pangan menjadi Protein Pakan Hewan Uji Biomedis: Kasus Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Awwalia, Nashwa Citra
Yuwono, Arief Sabdo
Metadata
Show full item recordAbstract
Limbah pangan yang terus meningkat memerlukan pengelolaan yang efektif.
Penelitian ini bertujuan memformulasi pakan tikus putih (Rattus norvegicus)
berbasis biokonversi limbah pangan menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF)
serta menganalisis performa pertumbuhan hewan uji. Biokonversi dilakukan
menggunakan 4 g telur BSF dan 34 kg limbah pangan selama 12 hari, kemudian
larva hasil panen diolah menjadi pelet pakan dan diuji pada tikus putih galur
Sprague Dawley selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan tingkat reduksi
limbah (D) sebesar 75,5%, indeks reduksi limbah (WRI) sebesar 6,3%/hari, dan laju
konsumsi limbah segar (FMCR) sebesar 80,0 mg/larva/hari. Hasil uji proksimat
menunjukkan pakan mengandung protein kasar 19,0%, lemak kasar 4,5%, serat
kasar 1,6%, abu 13,7%, dan kadar air 13,5%. Pemberian pakan menghasilkan
pertambahan bobot badan harian (ADG) sebesar 8,0 g/hari, laju pertumbuhan
spesifik (SGR) sebesar 1,0%/hari, rasio konversi pakan (FCR) sebesar 9,3, dan
efisiensi pakan (FE) sebesar 10,7%, dengan pertambahan berat badan yang tidak
berbeda nyata dibandingkan pakan komersial. Pakan berbasis larva BSF berpotensi
sebagai alternatif pakan hewan uji biomedis yang berkelanjutan. The increasing amount of food waste requires effective management. This
study aimed to formulate feed for white rats (Rattus norvegicus) using Black Soldier
Fly (BSF) larvae through food waste bioconversion and evaluate growth
performance. Bioconversion was carried out using 4 g of BSF eggs and 34 kg of
food waste for 12 days. Harvested larvae were processed into feed pellets and tested
on Sprague Dawley rats for 14 days. The results showed a waste reduction (D) of
75.5%, a waste reduction index (WRI) of 6.3%/day, and a fresh matter consumption
rate (FMCR) of 80.0 mg/larva/day. Proximate analysis showed crude protein of
19.0%, crude fat of 4.5%, crude fiber of 1.6%, ash of 13.7%, and moisture of 13.5%.
The feed resulted in an average daily gain (ADG) of 8.0 g/day, a specific growth
rate (SGR) of 1.0%/day, a feed conversion ratio (FCR) of 9.3, and a feed efficiency
(FE) of 10.7%, with no significant difference in body weight gain. BSF-based feed
has potential as a sustainable alternative feed for biomedical laboratory animals.

